Latihan Bertahan Hidup di Alam Bebas, Penggalang MTsN 2 Bantul Lakukan Survival


Latihan Bertahan Hidup di Alam Bebas, Penggalang MTsN 2 Bantul Lakukan Survival Penggalang MTsN 2 Bantul atasi lapar dengan survival. (dok: yis)
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-10-13 17:22:34

Bantul (MTsN 2 Bantul) - Survival merupakan suatu cara untuk bertahan hidup di alam bebas. Dalam pramuka, materi survival menjadi salah satu materi dasar yang diajarkan. Tentu saja untuk pramuka penggalang materi survival yang diajarkan masih yang sederhana, sebab medan yang mereka lalui dalam latihan kepramukaan pun masih lingkungan sekitar atau belum terlalu ekstrem. 

Seperti halnya yang dilakukan di MTsN 2 Bantul pada Sabtu-Minggu (5-6/10) lalu dalam kegiatan pengukuhan Dewan Penggalang (DP) gladian pimpinan regu (Dian Pinru). Para siswa  MTsN 2 Bantul yang tergabung dalam DP dan Dian Pinru mendapatkan materi mengenai survival. Sebagai persiapan mereka diminta membawa peralatan survival alat masak sederhana seperti asbak, lilin, spritus, panci, dan mie instan. 

Latihan Bertahan Hidup di Alam Bebas, Penggalang MTsN 2 Bantul Lakukan Survival

Ketika kegiatan berlangsung di madrasah maka konsumsi bagi para siswa ini sudah tersedia. Akan tetapi ketika menghabiskan malam dengan kegiatan di luar madrasah, saat perjalanan malam, maka para siswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan materi survival mereka. 

"Jadi, malam Minggu tepatnya pukul 24.00 malam, kami tiba di halaman masjid Jamal daerah Semail. Kami sudah lelah dan kelaparan, baju pun basah karena keringat. Kami beristirahat dan kami sepakat untuk lakukan survival memasak mie instan dengan peralatan sederhana yang kami bawa," ungkap Elya, salah satu siswa anggota DP MTsN 2 Bantul.

Para siswa ini pun menjadikan lilin dan spritus sebagai bahan bakar mereka dan asbak sebagai tungku mereka. Air minum dan mie pun dituangkan ke dalam panci, lalu mereka letakkan di perapian kecil mereka. Kebersamaan tercipta, mereka berbagi dan makan mie bersama.

Sujimin, pembina pramuka MTsN 2 Bantul berpendapat, latihan survival sederhana tersebut semoga dapat menambah wawasan dan kemandirian siswa. Ya, para siswa pun sepakat bahwa peralatan survival yang mereka bawa tersebut sangat penting sebagai pemadam kelaparan mereka di kala genting. (yis)

Kontributor : MTSN2BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 1476

Bagikan