MAN 3 Sleman Kenali Code of Character Lewat Coaching for Teacher


MAN 3 Sleman Kenali Code of Character Lewat Coaching for Teacher
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-10-10 09:32:25

Sleman (MAN 3 Sleman) – “Kecerdasan itu tidak dapat diukur dengan angka” demikian kalimat pembuka yang disampaikan coach Rokhim, MA., dalam acara coaching for teacher. Angka selama ini menjadi tolak ukur untuk menilai seberapa jauh kemampuan seseorang hingga dianggap mendapat predikat berhasil. Orientasi yang tinggi terhadap angka, mengakibatkan beberapa orang tua atau mungkin guru menjadi terlalu fokus pada kelemahan anak bukan kelebihannya, dan ini adalah masalahnya.

Para guru MAN 3 Sleman mengadakan kegiatan coaching bersama coach Rokhim, MA, Selasa (8/10) di ruang AVA. Kegiatan ini menjadi sarana informatif untuk saling berbagi tentang karakter dan kepribadian para siswa khususnya kelas XII. Metode yang digunakan coach Rokhim ialah dengan melakukan mapping untuk mengetahui potensi kecerdasan, gaya belajar, dan karakter siswa. Setiap siswa memiliki latar belakang berbeda yang akhirnya membentuk karakter yang berbeda pula, dan ini semua berawal dari lingkungan di rumah. Proses pendekatan dengan para siswa telah berjalan hampir dua pekan dan mulai dapat dipetakan oleh sang pelatih. Proses ini akan terus dipantau hingga beberapa bulan kedepan untuk membantu meningkatkan kualitas para siswa.

MAN 3 Sleman Kenali Code of Character Lewat Coaching for Teacher

MAN 3 Sleman Kenali Code of Character Lewat Coaching for Teacher

Coach Rokhim mengklasifikasikan tipe seseorang menjadi tiga. Pertama, tipe kinestetik yaitu tipe dengan kecenderungan memiliki kebiasaan malas belajar, tidak tahan duduk lama di kursi, cara belajar lebih suka menggaris bawahi kalimat, namun kelebihan dari tipe ini adalah memiliki empati yang bagus. Kedua, tipe visual yaitu tipe yang hanya fokus pada apa yang disukai, rapi, moody dan sesuka diri sendiri. Sedangkan, tipe auditori lebih suka mengerjakan segala sesuatu secara mandiri. Tipe ini dikenal sangat detail, teliti dan rajin.

Dalam memetakan karakter siswa terdapat istilah code of character yang terdiri dari 4 point, yang pertama Leader (tanggung jawab), kedua Insprirer (ramah, banyak ide, suka berkawan, namun kurang dalam managemen waktu), ketiga Calm (easy going, tidak bisa dipaksa, setia), dan kelima Detail (pintar, menguasai data, namun tipe pemilih teman).

Dalam presentasinya, disajikan pula bentuk kebutuhan siswa: spiritual and character building yang meliputi SQ, EQ, PQ, AQ, IQ dan life skill. Guru pun dapat dikategorikan dalam tipe Quitter, Camper, dan Climber. Menurut sekretaris History of Java ini, kunci meng-couching adalah memiliki jiwa yang bersih. Kegiatan yang melibatkan seluruh guru ini sangat menarik untuk diikuti, selain inspiratif para guru juga mengetahui langkah dan sikap seperti apa yang harus diberikan kepada siswa nantinya. (Est)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 248

Bagikan