Implementasi Konsep Daur Ulang dalam Pembelajaran PKWU MAN 4 Bantul


Implementasi Konsep Daur Ulang dalam Pembelajaran PKWU MAN 4 Bantul Guru Prakarya MAN 4 Bantul bersama siswa kelas XI IPS saat praktek
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-10-08 10:17:25

Bantul (MAN 4 Bantul) – Siswa MAN 4 Bantul membuat kerajinan tangan dengan memanfaatkan limbah kain perca. Kegiatan pembuatan kerajinan tangan dari limbah kain perca merupakan materi pelajaran prakarya dan kewirausahaan kelas XI semester 1.

Pembuatan kerajinan tangan ini langsung dibimbing guru mapel prakarya dan kewirausahaan Fransisca Listiariny. Adapun produk yang dibuat dari kain perca adalah alas piring, tatakan gelas, dan kalung. Kain perca adalah jenis kain dari sisa pembuatan pakaian yang berupa potongan-potongan kain kecil. Teknik membutanya sangat mudah yaitu dengan cara melipat perca yang sudah dipotong-potong sesuai keinginan kemudian digabungkan dan dijahit.

Implementasi Konsep Daur Ulang dalam Pembelajaran PKWU MAN 4 Bantul

Tujuan pemilihan kain perca sebagai bahan utama dalam pembuatan kerajinan ini salah satunya mendukung program go green di MAN 4 Bantul dalam hal pengolahan sampah yang lebih dikenal dengan 3R (reuse, reduce, dan recycle). Selain itu materi prakaryaa dan kewirausahaan kelas XI semester satu adalah Perencanaan Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar.

Selaku guru prakarya dan kewirausahaan Sisca menjelaskan bahwa, recycle dapat diartikan sebagai daur ulang yaitu proses mengolah kembali sampah atau benda-benda bekas menjadi barang atau produk baru yang memiliki nilai dan manfaat.

Adapun pelajaran prakarya dan kewirausahaan di MAN 4 Bantul setiap minggunya satu kali pertemuan dengan durasi waktu 2 jam. Hari Senin, (7/10) pertemuan pertama kelas XI IPS 1 Dan XI IPS 2 untuk memulai praktek membuat kerajinan dari kain perca. Kegiatan siswa dibagi dalam 5 kelompok setiap kelasnya.

“Harapan kami selaku guru prakarya dan kewirausahaan dengan praktek membuat kerajinan kain perca ini siswa MAN 4 Bantul semakin kreatif dan berinovasi dalam memanfaatkan sisa-sisa kain yang sudah tidak terpakai lagi untuk dijadikan barang yang bermanfaat dan mempunayi nilai jual tentunya,” urai Sisca. (ica)

Kontributor : MAN4BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 132

Bagikan