DIY Boyong 6 Medali dalam KSM 2019


DIY Boyong 6 Medali dalam KSM 2019
Kategori : INFORMASI
Tanggal : 2019-09-21 18:15:21

Manado (Inmas DIY) – Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2019 akhirnya resmi ditutup oleh Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan, Jumat (20/9) malam di Gedung Graha Bumi Beringin Manado Sulawesi Utara. Penutupan ditandai dengan penyerahan bendera KSM 2019 dari tuan rumah Sulawesi Utara kepada tuan rumah KSM 2020 Sulawesi Tenggara. Sebanyak 165 medali telah diperebutkan dalam ajang bergensi ke-VIII yang berlangsung selama lima hari 16-20 September 2019.

Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil memboyong enam medali. Diantaranya 1 medali emas yang diperoleh Tsaqifa Zuayra Emery Bagus dari MTs Mu’allimaat Muhammadiyah pada mapel IPA Terintegrasi, 1 medali perak berhasil diraih Ishmet Muhib Muhammad dari MTs Darul Quran pada mapel IPS Terintegrasi , dan 4 medali perunggu berhasil diboyong Arkana Azalia Taufiq dari MIN 3 Bantul pada mapel Sains IPA Terintegrasi, Riza Haiz Fadly Rumdono dari MAN 1 Yogyakarta pada mapel Matematika Terintegrasi, Muh Mirza BR dari MAN 1 Yogyakarta pada mapel Biologi Terintegrasi, dan Muhammad Wafiq Naja dari MAN 3 Sleman pada mapel Geografi Terintegrasi. 

DIY Boyong 6 Medali dalam KSM 2019

DIY Boyong 6 Medali dalam KSM 2019

DIY Boyong 6 Medali dalam KSM 2019

Dalam sambutannya, Sekjen menyampaikan bahwa semua siswa harus memiliki keterampilan. “Karenanya, siswa madrasah harus terbiasa berkompetisi, seperti dalam KSM dan MYRES,” tuturnya. Meski demikian, Sekjen berharap siswa madrasah memiliki karakter unggulan berupa sifat tawaduk, kooperatif, dan saling kerja sama. “Tidak ada orang yang bisa hidup sendirian tanpa kerja sama,” ucap Nur Kholis.

Menurutnya, karakter unggulan lainnya yang harus dimiliki siswa madrasah yaitu responsif, cepat tanggap terhadap segala tantangan dan situasi. Karakter berikutnya, mampu beradaptasi dengan segala dinamika, tantangan, dan situasi yang dihadapi. “Karakter demikian harus dimiliki siswa madrasah karena sejatinya generasi muda merupakan masa depan peradapan Indonesia dan masa depan peradapan dunia di masa mendatang,” pesan Nur Kholis lebih lanjut.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang yang mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulut Abdul Rasyid, serta para tamu undangan dan kontingan dari 34 provinsi.

KSM kali ini diikuti 550 siswa yang terbagi dalam tiga tingkatan, yaitu jenjang MI, MTs, dan MA. Adapun mata pelajaran yang dilombakan diantaranya Matematika Terintegrasi dan Sains IPA Terintegrasi, IPA Terpadu dan IPS Terpadu, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Ekonomi, dan Geograsi Terintegrasi. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 239

Bagikan