Ekstrakurikuler KIR Perdana di MTs Negeri 6 Bantul


Ekstrakurikuler KIR Perdana di MTs Negeri 6 Bantul Siswa Mendengarkan Penjelasan Guru Pembimbing
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-09-21 15:07:34

Bantul (MTs N 6 Bantul) – Guna menambah pengetahuan siswa di bidang penelitian ilmiah MTs Negeri 6 Bantul mengadakan ekstrakurikuler KIR yang dibimbing oleh Rina Harwati dan Suwanto. Kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari Sabtu setiap selesai jam pelajaran tepatnya pukul 14.15 hingga 15.45. Sebagai tahap pengenalan kepada para siswa, Sabtu (14/9) lalu dilaksanakan pertemuan perdana di ruang kelas IXA. Sebanyak 34 siswa serius mendengarkan penjelasan tentang pengertian karya ilmiah reja dan ciri-cirinya. “Tidak semua tulisan dinamakan karya ilmiah. Karya ilmiah adalah karya yang sifatnya ilmiah dan dibuat dengan menggunakan metode ilmiah,” papar Suwanto.

Karya ilmiah remaja menuntut siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Pada sesi tersebut para siswa dimintai pendapatnya untuk mencari-cari sebuah bahan yang bisa dijadikan penelitian. “Percobaan tentang pembuatan es lilin ternyata sangat mudah dan bahan yang digunakannya juga murah,” kata Rafiudin salah satu peserta dari kelas VIII.

Praktik pertama yang akan dilakukan dalam penelitian adalah menulis karya ilmiah populer. Tema yang akan dibahas seputar listrik. Para siswa diminta membaca beberapa referensi yang akan dikembangkan menjadi sebuah tulisan berupa esai pada pertemuan kedua, Sabtu (21/9). Selama 1,5 jam para siswa juga diberi materi tentang pembuatan daftar isi dan daftar pustaka secara otomatis tanpa harus membuatnya secara manual dengan menandai bagian-bagian kalimat yang menyatakan sebuah rujukan.

Tohari Suyuti menghendaki para siswa yang mengikuti ekstrakurikuler aktif dan rajin berangkat. “Meskipun ada beberapa siswa yang menganggap bahwa ekstra ini membutuhkan pengetahuan yang tinggi dengan rajin membaca, tetapi manfaatnya bisa kalian rasakan sampai kalian menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Jadi dengan mengikuti secara aktif tidak akan ada ruginya,” ungkap Tohari.

Output akhir dengan dilaksanakannya esktrakurikuler ini berupa terwujudnya penelitian ilmiah. Selain itu, madrasah juga berharap bahwa dari ektrakurikuler inilah akan muncul bibit-bibit unggul yang siap bersaing dengan para siswa di sekolah-sekolah lain dalam sebuah even lomba.  (Rin).

Kontributor : MTSN6BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 487

Bagikan