MAN 5 Sleman Outing Class di Situs Sangiran


MAN 5 Sleman Outing Class di Situs Sangiran Siswa MAN 5 Sleman Foto Bersama Kepala MAN 5 Sleman Drs. Aris Fu'ad
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-09-19 12:01:00

Sleman (Inmas DIY)  - Sebanyak 223 siswa kelas XI MAN 5 Sleman dan 18 guru pendamping mengikuti outing class  di Situs Sangiran. Kegiatan ini berlokasi di Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dan Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu Sragen, Jawa Tengah, Rabu (18/9). Di situs tersebut, siswa mengikuti beberapa tahap kegiatan, antara lain menyaksikan dan mencermati penjelasan guide di setiap display Museum, melihat video evolusi dan menonoton film “Sangiran The Homeland Of Jawa Man” hingga observasi lapangan dan pengisian lembar kerja siswa (LKS) sebagai bentuk pengalaman belajar di luar kelas bagi para siswa.

Lokasi Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran dipilih bukan tanpa sebab, tetapi karena Museum Sangiran merupakan situs yang diakui sebagai warisan budaya dunia dari UNESCO yang berlevel internasional. Situs ini juga merupakan tempat yang memiliki kearifan lokal yang patut untuk dijadikan sebagai sumber belajar siswa, karena Museum ini menyimpan banyak fosil dan misteri kehidupan makhluk hidup masa lampau.

MAN 5 Sleman Outing Class di Situs Sangiran

MAN 5 Sleman Outing Class di Situs Sangiran

MAN 5 Sleman Outing Class di Situs Sangiran

MAN 5 Sleman Outing Class di Situs Sangiran

Di Museum Manusia Purba Sangiran, rombongan disambut dengan ramah dan diajak untuk mengungkap kehidupan masa lalu Homo Erectus di Sangiran melalui display yang ada di Museum. Selain itu, rombongan juga diajak mengamati dan mengungkap misteri tentang “Sangiran The Homeland Of Jawa Man” melalui film yang ditayangkan di Aula Museum. Film ini mengungkap misteri 200 tahun lalu peradaban, ketangguhan bertahan, kedatangan dan kepunahan manusia purba di Situs Sangiran.

Selesai pemutaran film, pemandu dari Museum Sangiran dicecar berbagai pertanyaan oleh para siswa seperti apakah koleksi yang dipamerkan itu Asli, apakah manusia purba itu memiliki tradisi dan bagaimana manusia purba bisa bertahan hidup. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan buku tentang Trilogi Situs Sangiran yang diserahkan secara simbolis oleh Petugas Seksi Pemanfatan Museum dan diterima oleh Selasi Umi Maryanti, S.Pd selaku Waka Humas MAN 5 Sleman.

Adapun saat di Museum Manusia Purba Sangiran Klaster Dayu, siswa melakukan observasi budaya dan lapisan tanah purba yang terdiri dari formasi Kalibeng, Pucangan, Kabuh dan Notopuro. Siswa tampak antusias mempelajari stratifikasi tanah purba yang nampak jelas ditemukan di Museum ini.

Ditemui disela-sela kesibukannya mendampingi siswa, Anik Yuniawati, S.Pd, salah satu guru Pembimbing mengungkapkan tujuan utama kegiatan ini adalah untuk  mengenalkan anak-anak dengan dunia luar, contextual learning dan mengenalkan kepada anak tentang kehidupan manusia purba dengan melihat secara langsung di Museum. “Di Museum Manusia Purba Sangiran ini, kita dapat menyaksikan langsung peninggalan sejarah masa lalu, yang tersaji dalam sebuah Museum yang memadukan peninggalan masa lalu dengan teknologi yang melengkapinya,” ujar guru yang murah senyum ini.

Sedangkan salah satu siswa, Maulana Robbyanto (XI IPS 2) mengatakan kegiatan ini sangat mengasyikan, memberi pengalaman dan pengetahuan baru yang tidak didapat di kelas. “Kegiatan di situs Sangiran dapat memberikan informasi dan gambaran yang lebih lengkap mengenai kehidupan prasejarah utamanya teori evolusi Darwin yang beranggapan manusia merupakan hasil evolusi,” ungkap Robiyanto penuh semangat.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala MAN 5 Sleman  Drs. Aris Fu’ad menyampaikan  bahwa outing class merupakan program tahunan yang telah masuk dalam agenda dan merupakan merupakan salah satu realisasi dari pembelajaran kontekstual di MAN 5 Sleman.  “Kami sangat mendukung kegiatan ini menjadi program madrasah, dimana peserta didik diperkenalkan dengan dunia luar atau kenyataan yang ada di lapangan,” tegas Aris Fu’ad. (tmr)

Kontributor : MAN5SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 583

Bagikan