Buka Festival Seni Keagamaan Hindu Nasional III 2019, Menag: "Tuhan Itu Maha Indah dan Mencintai Keindahan"


Buka Festival Seni Keagamaan Hindu Nasional III 2019, Menag: "Tuhan Itu Maha Indah dan Mencintai Keindahan" Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat Membuka Acara Festival Seni Keagamaan Hindu
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2019-09-18 21:52:55

Surabaya (Inmas DIY) - Festival Seni Keagamaan Hindu tingkat Nasional III tahun 2019 telah resmi dibuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Rabu (18/9) malam di Ballroom Hotel Shangri-La Surabaya Jawa Timur. Sebelumnya, festival ini pernah terselenggara di Solo dan Yogyakarta.

Hadir wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Ketua PHDI Indonesia, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama, para pejabat eselon 1 Kementerian Agama, para Kakanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia, pengurus FKUB dan undangan lainnya. Dari D.I.Yogyakarta hadir Kabag TU Muklas mewakili Kakanwil Kemenag DIY dan Pembimbing Masyarakat Hindu Mugiyani.

Buka Festival Seni Keagamaan Hindu Nasional III 2019, Menag: "Tuhan Itu Maha Indah dan Mencintai Keindahan"

Buka Festival Seni Keagamaan Hindu Nasional III 2019, Menag: "Tuhan Itu Maha Indah dan Mencintai Keindahan"

Buka Festival Seni Keagamaan Hindu Nasional III 2019, Menag: "Tuhan Itu Maha Indah dan Mencintai Keindahan"

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci dan doa, dilanjutkan dengan Parade Tari Nusantara yang menampilkan seluruh tari daerah 34 provinsi satu persatu secara berurutan dengan para penari profesional, menggunakan pakaian khas daerah masing-masing.

Wagub Jawa Timur Emil Dardak dalam sambutannya menyampaikan terimakasih pada Menteri Agama atas kepercayaan yang diberikan oleh Kementerian Agama kepada Jawa Timur sebagai tuan rumah event nasional ini.

Sementara Menag Lukman Hakim Saifuddin sebelum membuka kegiatan menyampaikan, sangat bersyukur bisa hadir dalam sebuah kegiatan Festival yang sangat strategis.

"Kegiatan ini sangat strategis karena paling tidak ada 2 tujuan pokok, pertama meneguhkan dan menegaskan bahwa beragama tidak cukup hanya dengan logika tapi juga dengan rasa, dan dengan seni kita bisa mengolah rasa," jelas Menag.

Menurut Lukman, festival seni ini harus mampu menangkap ruh untuk bisa dikembangkan, agar bisa bertindak bijaksana, mampu memuliakan sesama. "Itulah esensi dari ajaran agama. Seni adalah mengedepankan rasa dan tidak semata mengandalkan logika, Tuhan itu Maha Indah dan Mencintai Keindahan," tandasnya.

Tujuan kedua kata Menteri Lukman, dengan seni mampu menghargai keragaman karena keragaman adalah jati diri bangsa Indonesia. "Tuhan mentakdirkan keragaman, dari keragaman lahir banyak hal positif, keragaman bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk saling melengkapi kekurangan satu sama lain," urai Menag.

Perhelatan seni keagamaan Hindu ini diikuti lebih dari 1.200 peserta dari 21 provinsi di Indonesia. Ada lima jenis perlombaan yaitu musik tradisional ritual keagamaan Hindu, tari tradisional ritual keagamaan Hindu, tari kreasi keagamaan Hindu, Sandyagita dan lawak keagamaan Hindu dengan mengangkat tema nilai-nilai agama.

Festival Seni Keagamaan Hindu yang mengusung tema “Merajut Khasanah Budaya Nusantara” ini telah berlangsung sejak 17 September kemarin hingga 21 September 2019 mendatang di Kota Surabaya Jawa Timur. Selama 5 hari seluruh Kontingen agar berlaga dengan keahlian masing-masing, termasuk Kontingen dari DIY yang melibatkan 50 orang seniman. /fzi

Kontributor : afauzi
Editor : afauzi
Dibaca : 508

Bagikan