Bersama Puskesmas, MTsN 8 Gunungkidul Adakan Pelatihan Kader Peer Konselor


Bersama Puskesmas, MTsN 8 Gunungkidul Adakan Pelatihan Kader Peer Konselor Situasi Pelatihan Kader Peer Konselor Siswa MTsN 8 Gunungkidul
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-09-16 20:59:31

Gunungkidul (MTsN 8)- MTsN 8 Gunungkidul bekerjasama dengan UPT Puskesmas Kecamatan Karangmojo mengadakan Pelatihan Kader Peer Konselor bagi siswa. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini   diikuti oleh pengurus kelas dari masing-masing jenjang yang berjumlah sekitar 40 siswa. Kegiatan dimulai pada Sabtu (14/9) dan berakhir Senin (16/9) ini dapat berjalan dengan lancar.

Kegiatan Pelatihan Kader Peer Konselor ini dihadiri oleh Kepala UPT Puskesmas Karangmojo 1, Heru Iriadi, S.K.M, yang dalam kesempatan tersebut berkenan membuka kegiatan. Banyak sekali materi yang dapat diperoleh para kader dalam kesempatan itu, meliputi : Kesehatan Reproduksi Remaja, Infeksi Menular Seks (IMS), HIV-AIDS dan Penyalahgunaan NAPZA, Anemia, Pengenalan Konsep Gender, dan Teknik Konseling. Begitu banyak dan pentingnya materi, maka penyampaiannya dilakukan dua tahap.  Pada hari pertama disajikan teori dan konsep sedangkan pada hari kedua review materi, praktik, dan rencana tindak lanjut.

Kepala UPT Puskesmas Karangmojo 1 tidak sendirian dalam menyampaikan materi. Namun,  beliau didampingi oleh beberapa petugas kesehatan yang juga memberikan materi secara jelas dan berkesinambungan. Dalam kesempatan tersebut Heru Iriadi, SKM, yang didampingi oleh Kepala Madrasah, Ngadiyan, S. Pd.I, M.S.I berkata,  “Pelatihan Peer Konselor ini diharapkan para siswa nantinya dapat menjadi konselor bagi teman-temannya sehingga mereka tidak sungkan untuk mengungkapkan permasalahan remaja pada temannya.” Hal ini dikarenakan masih enggannya remaja untuk membicarakan permasalahan seperti itu kepada orang lain. Di samping itu masih adanya anggapan bahwa permasalahan seperti itu dianggap tabu bagi sekelompok masyarakat, sehingga anak-anak/remaja tidak boleh mengetahuinya.

Betapa pentingnya materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, sehingga apabila sampai tidak menyimaknya maka akan rugi. Oleh karena itu, para peserta sangat antusian dalam mengikuti dan menyimaknya, walaupun tidak jarang juga mereka terlihat tersipu-sipu malu. Hingga (mmn).

Kontributor : MTSN8GK
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 204

Bagikan