Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY Gelar Pembinaan SDM Pengurus Ormas/Lembaga Islam DIY. Kakanwil, Menekankan pada 3 Pilar Moderasi


Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY Gelar Pembinaan SDM Pengurus Ormas/Lembaga Islam DIY. Kakanwil, Menekankan pada 3 Pilar Moderasi
Kategori : BIDANG/PEMBIMAS
Tanggal : 2021-10-13 09:49:22

Yogyakarta (Humas Kanwil Kemenag DIY)– Menghadapi modernitas agama hingga berkembangnya pandangan ekstrim terhadap agama yang menyebabkan melonjaknya kasus intoleransi dan diskriminasi di tengah masyarakat Indonesia. 

Dari hal tersebut, Kantor Wilayah Kementrian Agama DIY melalui Seksi Kemitraan Umat, PD dan HBI Bidang Penais Zawa menyelenggarakan kegiatan "Pembinaan SDM Pengurus Ormas/Lembaga Islam DIY" bertempat di Hotel Atrium Premiere Yogyakarta Jl. Laksda Adi Sucipto No. 157 A, Selasa, (12/10/21). 

Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY Gelar Pembinaan SDM Pengurus Ormas/Lembaga Islam DIY. Kakanwil, Menekankan pada 3 Pilar Moderasi

Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag DIY Gelar Pembinaan SDM Pengurus Ormas/Lembaga Islam DIY. Kakanwil, Menekankan pada 3 Pilar Moderasi

Kegiatan diikuti sejumlah 68 orang peserta merupakan perwakilan dari 34 Sumber Daya Manusia (SDM) Pengurus Ormas/Lembaga Islam se-DIY, dengan menghadirkan narasumber Kakanwil Kemenag DIY, Kepala Badan Kesbangpol DIY dan Kepala BINDA DIY. 

"Kegiatan ini tidak lain sebagai upaya untuk mengoptimalkan peran Sumber Daya Manusia (SDM), meningkatkan pelayanan keagamaan, mencerdaskan serta membumikan moderasi beragama di Daerah Istimewa Yogyakarta". Ujar Kabid Penais Zawa Drs. H. Sigit Warsita, MA mewakili Ka Kanwil Kemenag DIY selaku Ketua Penyelenggara dalam sambutannya membuka secara resmi kegiatan pembinaan didampingi Kasi Kemitraan Umat, PD dan HBI Kanwil Kemenag DIY Aminuddin, S.Ag.,M.Si. 

Dalam kesempatan ini, Ka Kanwil Kemenag DIY Dr. H. Masmin Afif, M.Ag hadir menyampaikan materi  “Kebijakan Pemerintah Tentang Moderasi Beragama” sekaligus menutup secara resmi kegiatan pembinaan. 

Dalam paparan materinya Masmin menekankan pada 3 pilar Moderasi  yakni : 1. Moderasi Pemikiran, 2. Moderasi Perbuatan dan 3. Moderasi Gerakan. Dimana, Moderasi diartikan sebagai pengurangan kekerasan dan penghibdaran ekstrimisme, sehingga prinsip dasar Moderasi yakni cara pandang, sikap dan komitmen untuk selalu berpihak pada keadilan, kemanusiaan dan kebersamaan. 

"kemampuan memadukan antara teks dan konteks, mendialogkan keduanya secara dinamis sehingga tidak semata-mata scriptualis, tetapi pada saat yang sama tidak bebas dan mengabaikan tesk" jelas Masmin tentang moderasi pemikiran. 

Lebih lanjut urainya tentang Moderasi perbuatan yaitu "Agama tidak dihadapkan secara diametral dengan budaya, yakni adanya penguatan relasi, antara Agama, Tradisi dan Kearifan Lokal". Jelasnya. 

Masmin mengatakan lagi, "dimana penyebaran agama harus didasarkan pada landasan prinsip, cara yang baik, tidak dengan cara kekerasan hal ini kaitannya dengan moderasi gerakan". Tandasnya. 

Di sesi sebelumnya seluruh peserta mendapatkan materi dari Kepala Bidang Kesbangpol DI Yogyakarta Slamet, S.Sos.,M.Si mengulas terkait “Kebijakan Pemerintah Tentang Ormas atau Lembaga Islam”. 
Diantaranya Slamet mengatakan " peran yang diharapkan dari pimpinan Ormas/Tokoh Agama/Masyarakat antara lain bisa memberikan pencerahan pada umat masing-masing pentingnya ajaran agama dalam membangun Persaudaraan, serta bisa menjadi tokoh panutan dan tokoh kunci dalam melakukan rekonsiliasi konflik sosial/Agama yang terjadi". Jelasnya 

Dilanjutkan dengan materi kedua tentang “Mengantisipasi Ekstriminisme Keagaamaan di DIY" dari narasumber BRIGJENPOL Dr. Andry Wibowo, S.I.K,MH, M.Si (Kepala BINDA DIY). (Nrl)

Kontributor : Sri Nurul
Editor : Sri Nurul
Dibaca : 39

Bagikan