Jelang Hari Santri, Kasi Dikmad Kemenag Gunungkidul Sosialisasikan Penulisan Mushaf Al Quran


Jelang Hari Santri, Kasi Dikmad Kemenag Gunungkidul Sosialisasikan Penulisan Mushaf Al Quran
Kategori : KABUPATEN/KOTA
Tanggal : 2021-10-05 08:44:17

Gunungkidul (Kankemenag) – Dalam rangka persiapan peringatan Hari Santri Tahun 2021, Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mengadakan Sosialisasi Penulisan Mushaf Al-Qur’an, kegiatan ini dilaksanakan di Lantai Dasar Masjid Al Ikhlas, Senin (4/10/2021).

Hadir mewakili Kepala Kankemenag Gunungkidul, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Supriyanto, S.Ag.,MSI. Ia menjelaskan kegiatan ini terkait dengan penulisan mushaf Al-Qur’an bagi siswa, guru dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan madrasah binaan Kemenag Gunungkidul, dari segala jejang baik Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsnawiyah (MTs), maupun Madrasah Aliyah (MA), serta Pondok Pesantren.

Jelang Hari Santri, Kasi Dikmad Kemenag Gunungkidul Sosialisasikan Penulisan Mushaf Al Quran

Jelang Hari Santri, Kasi Dikmad Kemenag Gunungkidul Sosialisasikan Penulisan Mushaf Al Quran

“Ini dalam rangka menyambut Hari Santri Tahun 2021 tanggal 22 Oktober yang akan datang,” ujarnya.

“Kita membayangkan bahwa setiap satuan pendidikan madrasah mempunyai ukiran sejarah, yaitu dimana setiap madrasah punya 1 mushaf Al Qur’an yang itu produk dari lembaga itu sendiri. Dengan adanya penulisan mushaf Al-Qur’an ataupun 30 juz ini diharapkan nanti ada nilai-nilai yang menurut kami bagus, yang pertama ada nilai ghiroh untuk menulis, kedua ada nilai untuk membaca dan akhirnya menghafal Al-Qur’an,” tambah Supriyanto.

Lebih lanjut Supriyanto menjelaskan secara teknis nanti setiap madrasah atau lembaga agama akan diberikan 1 eksemplar ataupun kertas bahan untuk menulis Al-Qur’an tersebut. “Setelah saya kirim ke madrasah ataupun lembaga, kemudian silahkan dibagi pada seluruh anggota madrasah, mulai dari Kepala Madrasah, Guru, TU dan juga para siswa. Diharapkan nanti semua siswa, Guru dan Kepala Madrasah juga TU itu serempak menulis ayat-ayat Al-Qur’an yang telah dituangkan di kertas itu, sehingga nanti dalam waktu satu hari, 1 lembaga itu sudah bisa mewujudkan 30 juz tulisan Al-Qur’an produk dari lembaga itu sendiri,” tandasnya.

Supriyanto berharap pada puncak acara hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober nanti seluruh madrasah sudah bisa menyerahkan 1 mushaf Al-Qurannya. “Sebagai dokumen kami dan akan kita jadikan sejarah yang monumental dalam rangka hari santri, yaitu penulisan Al-Qur’an 30 juz,” pungkas Supriyanto. (sna)

Kontributor : KEMENAGGK
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 22

Bagikan