Direktur KSKK Madrasah Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Tahap 2 Siswa MAN 3 Sleman


Direktur KSKK Madrasah Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Tahap 2 Siswa MAN 3 Sleman Direktur KSKK Madrasah Kemenag RI meninjau secara langsung proses vaksinasi tahap 2 bagi siswa madrasah di MAN 3 Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-09-21 23:53:10

Sleman (MAN 3 Sleman)—Vaksin CoronaVac (SinoVac) dosis 2 telah selesai terlurkan bagi siswa MAN 3 Sleman, MTs N 6 Sleman, dan siswa madrasah di seputaran MAN 3 Sleman, guru serta masyarakat umum pada Selasa (21/9/2021) di Ruang Multipurpose MAN 3 Sleman. Tak kurang dari 700 siswa madrasah telah menuntaskan vaksinasi tahap 2 sebagai vaksinasi lanjutan pada vaksinasi tahap 1 yang telah dilangsungkan pada Selasa (24/8/2021) lalu.

Penyelenggaraan kegiatan yang dikoordinir langsung dari Satgas Covid-19 Kantor Kemenag (Kankemenag) Sleman dengan dibantu oleh Tim Satgas Covid-19 MAN 3 Sleman dan MTsN 6 Sleman ini berjalan dengan lancar. Selain mendatangkan tim medis dari Puskesmas Mlati I, tampak hadir pula para Tim Medis dari TNI AD.

Direktur KSKK Madrasah Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Tahap 2 Siswa MAN 3 Sleman

Direktur KSKK Madrasah Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Tahap 2 Siswa MAN 3 Sleman

Direktur KSKK Madrasah Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Tahap 2 Siswa MAN 3 Sleman

Di sela-sela lawatan dinasnya di DIY sembari menutup kegiatan KSM, Direktur pada Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof. Dr. H. Moh. Isom, M.Ag yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Dikmad) Kanwil Kemenag DIY H. Muntolib, S.Ag., M.Si menyaksikan secara langsung proses vaksinasi tahap 2 di MAN 3 Sleman.

Secara terpisah Direktur KSKK menyampaikan bahwa pada prinsipnya PTM boleh dilakukan, dengan tetap menjaga keselamatan dan kesehatan warga madrasah dan mengikuti aturan yang ada terkait dengan aturan protokol kesehatan, serta berkoordinasi dengan gugus Covid-19 setempat. Menurutnya hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang telah memberikan lampu hijau untuk melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Saat ini PTM harus segera dimulai, mengingat dampak buruk yang timbul akibat terlalu lamanya di rumah. Salah satunya hasil penelitian dari World Bank menyatakan adanya learning loss, dan bahkan  hampir 71% siswa-siswi mengalami masalah selama PJJ. Ya masalah psikologisnya, kesehatan, sosial, dan mengalami sedikit dis orientasi”, tegas direktur.

Di akhir paparannya Direktur KSKK menyampaikan kebahagiannya tentang perkembangan madrasah saat ini. Menurutnya, kini posisi madrasah tak lagi dianggap sebagai madrasah pinggiran, buangan, dan kelas ke dua.

“Alhamdulillah kini madrasah sudah mulai dikenal masyarakat, posisinya sekarang sudah di tengah bahkan hampir di depan. Di Jakarta pun antri untuk bisa masuk dan bersekolah di madrasah. Hal ini saya kira karena di madrasah memiliki banyak keunggulan, seperti tidak pernah ada kasus tawuran, narkoba, pergaulan bebas, dan ngajinya pun bisa bagus. Hal-hal seperti inilah yang selalu dirindukan oleh para orang tua”, kata direktur.

Maka sebelum menutup paparannya, direktur berpesan agar kepercayaan warga bangsa kepada madrasah ini hendaknya terus diperhatikan dan ditingkatkan. Tentunya harus diimbangi dengan pelayanan yang baik terlebih dalam sarana dan prasarananya. (rta)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 48

Bagikan