KaKan Kemenag Bantul Ingatkan Sosialisasi SE Nomor 25 Saat PSMP


KaKan Kemenag Bantul Ingatkan Sosialisasi SE Nomor 25 Saat  PSMP
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-09-06 13:43:26

Bantul (MTsN 1 Bantul) - Semenjak merebaknya Covid-19 di tanah air, telah banyak upaya yang dilakukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Indonesia. Berbagai langkah penangangan penyebaran virus telah ditempuh diantaranya ialah pembuatan zonasi wilayah sebagai langkah untuk mengetahui dan memahami karakteristik yang dimiliki masyarakat dan daerah, penilaian mandiri, pemberian edukasi, dan tentunya sosialisasi kepada seluruh masyarakat, termasuk di dalamnya anak anak sekolah dan wali murid.

MTsN 1 Bantul sebagai bagian ujung tombak pelayanan pendidikan dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Bantul turut andil dalam upaya pencegahan melalui sosialisasi. Senin pagi (06/8/21) ASN MTsN 1 Bantul mengikuti apel yang dipimpin langsung oleh Kepala KanKemenag Bantul, Aidi Johansyah, S.Ag., M.M. Kegiatan berlangsung secara virtual di ruang zoom meeting. Kegiatan ini secara rutin diselenggarakan dan  bartajuk Pertemuan Senin Minggu Pertama (PSMP).

KaKan Kemenag Bantul Ingatkan Sosialisasi SE Nomor 25 Saat  PSMP

Kepada seuruh ASN Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Beliau mengingatkan untuk tetap melaksanakan  Sosialisasi  dan Edukasi Pencegahan Covid-19 melalui luring maupun daring.

“Bapak Ibu silakan melaksanakan sosialisasi SE nomor 25 sesuai dengan kebijakan Bapak Kakanwil. Dalam kenyataannya bahwa di masa sekarang tingkat penularan Covid-19 masih belum berhenti dan masyarakat masih banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Harapannya setelah adanya sosialisasi ini semua warga masyarakat termasuk siswa-siswi tidak kendor untuk selalu mematuhi protokol Covid-19. Kita sebagai umat beragama tidak boleh terlalu takut, tapi juga tidak boleh lengah. Kita harus  lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta yaitu Allah SWT, sehingga kehidupan kita tenang, dengan ketenangan jiwa kita akan menambah imun dan iman kita,” paparnya.

Protokol kesehatan Covid-19  yang harus disampaikan sesuai harapan Kementerian Agama yaitu Gerakan 5 M + 1 D, memakai masker sesuai standar kesehatan, mencuci tangan dengan sabun dengan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Kemudian  menjaga jarak terutama bila berdekatan dengan orang yang terpapar atau ada gejala terpapar corona virus. Selanjutnya, menjauhi kerumunan, terlebih dalam suatu kerumunan yang tidak jelas orangnya dan membatasi mobilitas. Hal ini untuk memotong penularan virus corona, terutama orang yang datang dari daerah lain harus selau diwaspadai. Terakhir ialah doa. Sebagai orang yang beriman harus selalu berdoa kepada Allah SWT karena corona virus itu datangnya dari Allah maka kita harus memohon kepada Allah untuk bisa dijauhkan dari wabah Covid-19 tersebut.

“Inilah yang perlu ditekankan untuk mengatasi menyebarnya wabah virus Covid-19, terutama sebagai guru yang punya tugas langsung mengajar, mendidik, membimbing kepada siswa, maka harus ikut menyosialisasikan penangawan penyebaran Covid-19. Semoga kita semua diselamatkan oleh Allah SWT dari semua bala’ wabah dan penyakit yang ada, dan mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat. Amin ya robbal ‘alamin,” pungkas Aidi. (rad/ank)

Kontributor : MTSN1BANTUL
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 30

Bagikan