Market Day: Ajang Latihan Kewirausahaan Siswa MTs Negeri 5 Gunungkidul


Market Day: Ajang Latihan Kewirausahaan Siswa MTs Negeri 5 Gunungkidul Siswa menjajakan dagangan di halaman tengah madrasah
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-09-11 19:44:28

Banyak kegiatan yang dilakukan madrasah untuk membekali softskills siswa, diantaranya pelatihan ketrampilan berwirausaha. Wirausaha menjadi hal esensial bagi manusia di era MEA yang penuh persaingan global saat. Untuk itu, MTs N 5 Gunungkidul menginiasi kegiatan Market Day untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini, pada Rabu (11/09). Kegiatan dilaksanakan di halaman madrasah pada saat istirahat pertama, sekitar pukul 09.45 - 10.30 WIB dan istirahat kedua, sekitar  pukul 12.15 - 12.30 WIB. 


Kali ini, siswa kelas 7 yang mendapat giliran berjualan sementara kelas lain dan bapak/ibu guru serta karyawan bertindak sebagai pembeli. Para siswa pedagang nampak semangat menyiapkan barang dagangan berupa jajanan pasar, seperti arem-arem, tahu bakso, gorengan, bubur mutiara, lotis, pecel, dan lain-lain. "Ini program inovasi madrasah di tahun ini, meskipun baru pengalaman pertama ternyata kegiatan berjalan dengan lancar dan semoga bisa berlanjut," ujar Waka Kurikulum, Esti Hidayati, S.Pd.I. Beliau berharap program ini dapat menjadi program unggulan berkala setiap 2 (dua) minggu sekali, sehingga benar-benar mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan semua siswa.  

Market Day: Ajang Latihan Kewirausahaan Siswa MTs Negeri 5 Gunungkidul

Market Day: Ajang Latihan Kewirausahaan Siswa MTs Negeri 5 Gunungkidul


Di tengah kerumunan siswa, kepala Madrasah Ponco Budi Susilo, S.Pd.,MA. mengatakan beliau sangat lega dan bangga dengan adanya Market Day. Nampak beliau juga membeli sekaligus memuji barang dagangan siswa. "Saya yakin setelah mengikuti Market Day ini, kepercayaan diri anak akan semakin meningkat dan nanti bisa menjadi bekal wirausaha pasca lulus. Mudah-mudahan bisa berjalan teru, tentunya dengan kerjasama seluruh pihak,"tandas beliau di akhir kegiatan. 


Sementara itu, Reza Amelia, siswa kelas 7A mengatakan dirinya sangat bangga karena bisa menjual habis barang dagangannya meskipun awalnya masih malu. Dia juga mengatakan tantangan dalam berjual adalah rasa malu, jadi harus pandai-pandai menawarkan kepada pembeli biar cepat laku dan idak rugi. (nes) 

Kontributor : MTSN5GK
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 433

Bagikan