Rakor Persiapan Pencanangan Desa Kerukunan, Desa Bisa Menjadi Embrio Terciptanya Kerukunan


Rakor Persiapan Pencanangan Desa Kerukunan, Desa Bisa Menjadi Embrio Terciptanya Kerukunan
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-08-13 10:47:49

Yogyakarta (Humas Kanwil) – Kegiatan moderasi beragama diharapkan dapat mengangkat citra DIY sebagai kota moderasi. Hal tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY, Dr. H. Masmin Afif, M.Ag. saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Persiapan Pencanangan Desa Sadar Kerukunan di Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon,Kabupaten Bantul. Rakor berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom, Jumat (13/8/2021).

Kakanwil berharap ada koordinasi dengan media untuk mendukung acara tersebut. Pihaknya berencana menghadirkan tokoh-tokoh profesional yang selama ini memiliki kompetensi dalam membangun moderasi beragama. “Kami akan komunikasikan dengan stafsus dan insyaAllah Gusmen akan bergabung. Sehingga perlu dipersiapkan sebaik mungkin,” ungkap Masmin.

Rakor Persiapan Pencanangan Desa Kerukunan, Desa Bisa Menjadi Embrio Terciptanya Kerukunan

 

Sedangkan Kabag TU H. Arief Gunadi, S.Ag., M.Pd.I menyebut desa bisa menjadi embrio tumbuhnya kerukunan umat beragama. Ia juga berharap pembentukan Desa Kerukunan terus didukung, dikembangkan dan diimbaskan. Mulai dari diri sendiri, keluarga, masyarakat sekitar dan seluruh masyarakat DIY. “DIY menjadi ikon penting sebagai city of tolerance, dan Kemenag sebagai induk semang keberagamaan perlu membangun sinergi agar DIY mampu mewujudkan konsepsi pluralitas” ungkap Arief.

 

Untuk realisasi di lapangan, ia berharap ada kerjasama antara Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kemenag dan tokoh agama. Sehingga dapat berjalan seiring selangkah, karena akan menjadi parameter bagi orang di luar DIY tentang implementasi amanat Undang-undang pasal 29 ayat 2 tentang kemerdekaan memeluk agama dan menjalankan peribatadan sesuai agama masing-masing.

 

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Aidi Johansyah menyambut baik terpilihnya Kalurahan Pendowoharjo sebagai Desa Sadar Kerukunan. Ia pun mengaku telah melakukan konsultasi dengan beberapa pihak “Kami berkonsultasi dengan tokoh yang paham tentang kerukunan beragama sebelum memutuskan Kalurahan Pendowoharjo sebagai Desa Sadar Kerukunan,” terang Aidi.

 

Kasubbag TU, Kemenag Bantul, Mukotip, M.Pd. mengaku pihaknya siap untuk menggelar pencanangan Desa Sadar Kerukunan sesuai konsep yang sudah ditetapkan. Rakor dipimpin langsung Kepala Sub Bagian Organisasi Tata Laksana dan Kerukunan Umat Beragama Kanwil Kemenag DIY, Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, S.Ag., M.A. diikuti para JFT dan JFU Subbag Ortala KUB Kanwil, JFT Pranata Humas Kanwil, JFT Pranata Humas Kemenag Kab Bantul, Pengelola KUB Kemenag Kab Bantul dan Tim Kreatif Kemenag Kab.Bantul. [eko]

Kontributor : Eko Triyanto
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 62

Bagikan