Sosialisasikan SE Menag Nomor 23, Kakanwil Pesan Meski Ada Kelonggaran Tetap Waspada


Sosialisasikan SE Menag Nomor 23, Kakanwil Pesan Meski Ada Kelonggaran Tetap Waspada Kepala Kanwil Kemenag DIY, Dr. H. Masmin Afif, M.Ag. melakukan Sosialisasi SE Menag 23
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-08-12 20:13:09

Yogyakarta (Humas Kanwil) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta Dr. H. Masmin Afif, M.Ag, melakukan sosialisasi SE Menag Nomor 23, Kamis (12/8/21), siang. Kegiatan berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting diikuti Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, Kepala KUA, penghulu dan penyuluh agama se-DIY.

 

Sosialisasikan SE Menag Nomor 23, Kakanwil Pesan Meski Ada Kelonggaran Tetap Waspada

Dalam paparannya Masmin mengatakan sosialisasi tersebut merupakan salah satu upaya Kementerian Agama membangun koordinasi dan kebersamaan untuk menyampaikan informasi dari Kemenag, khususnya terkait edaran Menteri Agama (Menag) terbaru berupa Surat Edaran Menteri Agama, SE Nomor 23 Tahun 2021.

 

Di antara poin yang mendapatkan perhatian berupa kelonggaran yang membolehkan tempat ibadah yang berada di Kabupaten/Kota dengan kriteria level 4 dan 3 dapat mengadakan kegiatan peribadatan/keagamaan berjamaah/kolektif selama masa penerapan PPKM dengan jumlah jamaah paling banyak 25% dari kapasitas seharusnya. Atau paling banyak 30 orang, meski diimbau tetap lebih mengoptimalkan peribadatan di rumah.  “Kelonggaran 25% tersebut hendaknya dicermati kembali, bahwasanya kelonggaran tersebut jangan sampai menjadikan kita tidak waspada,” terang Masmin.  

 

Ia pun berharap agar seluruh keluarga besar di lingkungan Kanwil Kementerian Agama DIY baik para penyuluh, guru, dan penghulu hendaknya melaksanakan sosialisasi Prokes 5M di keluarganya dan kepada masyarakat. “Seluruh jajaran ASN di lingkungan Kanwil Kemenag DIY hendaknya bisa mengamankan SE Menag ini dengan melakukan sosialisasi di berbagai media secara massif, dan selalu melaporkan hasil sosialisasinya secara berjenjang. Kepala KUA melalui penyuluh agamanya bisa melakukan pemantauan pelaksanaan di masyarakat,” pesan Masmin. Masmin menambahkan, penerapan gerakan 5M merupakan upaya langkah agar pandemi Covid-19 segera berakhir. [nrl/eko]

Kontributor : Eko Triyanto
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 98

Bagikan