Optimalkan Pelaporan Kinerja, Kakanwil: SIPKA Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Pemerintah


Optimalkan Pelaporan Kinerja, Kakanwil: SIPKA Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Pemerintah
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-08-09 21:39:32

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY)—Pelaporan kinerja merupakan akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap satuan kerja Kementerian Agama atas penggunaan anggaran. Hal terpenting yang diperlukan dalam penyusunan pelaporan kinerja adalah pengukuran kinerja dan evaluasi serta mengungkapkan (disclosure) secara memadai hasil analisis terhadap pengukuran kinerja. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Dr. H. Masmin Afif, M.Ag, menyampaikan hal itu saat membuka Bimbingan Teknis Aplikasi Sistem Informasi Performa Kementerian Agama (SIPKA) Tahun 2021, Senin (9/8/2021) siang. Kegiatan yang diselenggarakan Subbagian Organisasi Tata Laksana dan Kerukunan Umat Beragama ini digelar secara daring. Selain Kakanwil, turut memberikan materi Icep Maulana Mansur, S.Ag, M.Pd dari Biro Ortala Kemenag RI yang menyampaikan Praktik Tata Cara Penginputan Capaian Kinerja pada Aplikasi SIPKA.

Optimalkan Pelaporan Kinerja, Kakanwil: SIPKA Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Pemerintah

Optimalkan Pelaporan Kinerja, Kakanwil: SIPKA Jaga Kepercayaan Masyarakat kepada Pemerintah

Dijelaskan Kakanwil, Penyelenggaraan SIPKA meliputi Rencana Strategis, Perjanjian Kinerja, Pengukuran Kinerja, Pengelolaan Data Kinerja, Pelaporan Kinerja, Reviu dan Evaluasi Kinerja.

“SIPKA ini mendorong instansi pemerintah untuk menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan secara baik dan benar (good governance) dan mendorong tumbuhnya instansi pemerintah yang akuntabel,” tandas Kakanwil. Sehingga, imbuh Kakanwil, dapat beroperasi secara efesien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya. “Selain itu juga memberi masukan dan umpan balik bagi yang berkepentingan untuk dasar pengambilan keputusan dan peningkatan kinerja instansi pemerintah serta memelihara kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” urai Kakanwil.

Sebelumnya, Ketua Panitia yang juga Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY, H. Arief Gunadi, S.Ag, M.Pd.I menyebut, tujuan digelarnya kegiatan ini adalah tersedianya laporan capaian kinerja melalui sistem Informasi Performa Kementerian yang berbasis teknologi informasi di lingkungan Kanwil Kementerian Agama DIY. “Selain itu juga agar tersedia sistem penilaian kinerja yang sesuai untuk diimplementasikan di Kanwil Kemenag DIY dengan memperhatikan berbagai aspek seperti kemudahan implementasi, kesesuaian tuntutan LAKIP dan sebagainya,” kata Arief.

Peserta kegiatan berjumlah 60 orang, terdiri dari 35 utusan dari Madrasah Tsanawiyah Negeri, 15 utusan dari Madrasah Aliyah Negeri, 5 orang dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, dan 5 orang dari Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ditambahkan Kasubbag Ortala dan KUB, Dr. H. Nur Ahmad Ghojali, MA, sebelumnya pihaknya juga menggelar Rakor Persiapkan Zona Integritas. “Subbag Ortala KUB saat ini menerima 2 JFU untuk melanjutkan estafet program yang sudah berjalan. Untuk itu seluruh jajaran diminta fokus pada program dan segera melaksanakan program disesuaikan dengan kondisi PPKM. Sebagaimana amanat Kepala Kanwil Kemenag DIY bahwa penyerapan anggaran harus segera, jangan menunda-nunda pekerjaan dan segera melaporkan kegiatannya dan mengunggah pada website sebagai sebuah akuntabilitas kinerja kepada publik,” jelas Ghojali kepada Humas.

Menurutnya, tantangan saat ini adalah upaya mengawal meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) beberapa satker di Kankemenag Kabupaten dan madrasah. “Namun demikian tantangan berat ini akan menjadi ringan apabila dipikul bersama,” pungkas Ghojali. (gho/bap)

Kontributor : Bramma Aji Putra
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 92

Bagikan