Guru MTs Negeri 1 Bantul Ikuti Webinar di Sela-sela WFH


Guru MTs Negeri 1 Bantul Ikuti Webinar di Sela-sela WFH
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-08-06 08:23:37

Bantul (MTs Negeri 1 Bantul) – Salah satu guru MTs Negeri 1 Bantul, Sri Suharti, S.Ag., M.Pd.I mengikuti webinar dengan tema “ Penelitian Tindakan di Era Pandemi untuk mahasiswa, guru, kepala sekolah, pengawas, dosen, peneliti, dan umum. Kegiatan tersebut diselenggaran oleh Beeru Institute dengan narasumber Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd., Guru Besar UNY dalam bidang penelitian sekaligus peraih tiga rekor Muri buku metode penelitian pada Sabtu (31/7) pukul 09.00 wib. Kegiatan ini berlangsung melalui zoom dengan ID 826 4159 5302 dan chanel youtube  yang  diikuti oleh 2500 peserta.

Dalam kondisi normal, pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka, namun dalam kondisi pandemi Covid-19,  pembelajaran dilaksanakan secara daring. Meskipun dalam situasi pandemi covid-19 mahasiswa, guru, kepala sekolah, pengawas, dosen, dan peneliti dituntut melakukan penelitian tindakan secara daring. Dijelaskan nara sumber dengan mengutip Giphart,  salah satu fungsi penelitian need to do.  Penelitian tindakan merupakan penelitian tentang pekerjaan yang dilakukan oleh organisasi atau individu atau individu dalam organisasai. Secara umum tujuan penelitian tindakan mendianogse dan menyembuhkan masalah, meningkatkan kualitas, mengembangkan ilmu tindakan. Dalam penelitian tindakan kelas bagi guru dan dosen bertujuan memperbaiki kinerja dan meningkatkan proses serta hasil belajar.  Ruang lingkup penelitian tindakan kelas metode menejemen kelas, materi ajar,  metode pembelajaran, sarana pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran imbuhnya.

“Hakekat penelitian adalah memperoleh data sebagaimana adanya, bukan sebagaimana seharusnya, oleh karena itu peneliti dituntut jujur dalam mengambil data, “ tegas Sugiyono.

Ditambahkannya bahwa dalam penelitian tindakan terdapat dua kegitan besar yakni kegiatan penelitian dan kegiatan tindakan. Penelitian tindakan harus melakukan penelitian dan tindakan sekaligus, bisa jadi guru atau dosen hanya meneliti tanpa melakukan tindakan, atau hanya melakukan tindakan tanpa meneliti. Dalam penilitian tindakan, peneliti bisa menggunakan metode kualitatif, kuantitatif, mixed methods, dan multy mixed methods. Objek penelitian terdapat dimensi kualitatif dan dimensi kuantitatif. Oleh karena itu, sangat dianjurkan menggunakan metode mixed methods dan multy mixed methods supaya memperoleh data yang valid. Jika hanya menggunakan satu metode saja maka peneliti tidak akan memperoleh data yang lengkap.

Di akhir webinar, dilaksanakan  tanya jawab antara peserta dengan narasumber dan antara peserta dengan peserta lainya serta pengundian doorprize tiga buku metodologi penelitian karya Prof. Dr. Sugiyono, M.Pd. bagi peserta yang beruntung. Melalui webinar ini,  diharapkan peserta mampu melakukan penelitian tindakan di era pandemic covid-19. (sri)

Kontributor : MTSN1BANTUL
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 59

Bagikan