Islamic Animated Short Movie Competition Kemenag DIY: ‘Rezeki Anak Sholeh’ Raih Juara I


Islamic Animated Short Movie Competition Kemenag DIY: ‘Rezeki Anak Sholeh’ Raih Juara I
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-08-05 12:39:28

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY)—Film animasi pendek berjudul ‘Rejeki Anak Sholeh’ berhasil menjadi Juara I Islamic Animated Short Movie Competition yang digelar Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penais Zawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Dengan total nilai 527, film produksi Tanah Hijau Kreatif ini berhasil menyisihkan 5 karya lainnya. Untuk Juara ll diraih film ‘Puasaku Obatku’ karya MAN 2 Kulon Progo dengan nilai 515. Juara lll film ‘Demam Korea’ produksi MAN 4 Sleman dengan nilai 484.

“Juara 1, 2, dan 3 berhak mewakili DIY dalam ajang serupa di tingkat nasional,” kata Kabid Penais Zawa, Sigit Warsita di sela penyerahan tropi kejuaraan, Kamis (5/8/2021). Penyerahan diberikan langsung Kakanwil Kemenag DIY, Dr. Masmin Afif.

Islamic Animated Short Movie Competition Kemenag DIY: ‘Rezeki Anak Sholeh’ Raih Juara I

Sementara Juara Harapan I diraih film ‘Sholat Tepat Waktu’ karya Raudhatul Athfal Ar Raihan Bantul dengan nilai 456,5. Harapan ll film ‘3 Batu’ karya Kampung Sutran dengan nilai 395,5 dan Harapan lll film ‘Milenial Sadar Gaul’ karya Santri Milenial dengan nilai 355.

Kakanwil Masmin Afif berharap melalui film pendek terbaik ini bisa memotivasi dalam berdakwah di media. Terlebih saat ini, dakwah lewat media dipandang efektif. “Kita berharap para juara betul-betul bisa berkontribusi membangun dan memberikan pencerahan,” ungkap Kakanwil, Kamis (5/7/2021) di Ruang Rapat 1 Kanwil Kemenag DIY.

Diakhir sambutannya, Kakanwil mengucapkan terima kasih terlebih kepada panitia dan peserta yang sudah bersungguh-sungguh berupaya untuk menghasilkan film terbaik. “Kita berharap penetapan ini bisa membawa nama baik Yogyakarta di tingkat nasional,” imbuhnya.

Melalui event ini, harapannya bisa memberikan dan menyuguhkan prestasi yang gemilang. Dari Jogja untuk Indonesia, dengan itu bisa menjadi Kemenag Yogya yang Mempesona. Karena segudang dan sejuta prestasi yang ditorehkan akan membawa nama baik Kementerian Agama DIY sehingga dapat kembali meraih juara 1 nasional seperti tahun 2020. 

Ditambahkan Kasi Seni Budaya Islam, Musabaqoh Alqur’an dan Hadits Bidang Penais Zawa, Uswatun Hasanah, penilaian lomba ini dilakukan pada Senin-Rabu (26-28/07/2021). Dewan juri terdiri dari Zikriya MSi (Juri Budayawan dari Jakarta), Drs H Muklas MSi (Juri Isi dan Tema), Dr H Munjahid (Juri Kekuatan Pesan), H Ahmad Lutfi MA (Juri Kreativitas), Syauqi M Marier M.Kom (Juri Teknil Visual) dan M Iqbal Umar SHum (Juri Ide Gagasan). “Seluruh dewan juri sempat adu argumen namun akhirnya diperoleh kesepakatan secara bulat,” ujar Uswatun. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 101

Bagikan