Sapa Pesantren, Bidang Pakis Kemenag DIY Sosialisasikan SE Menag 20 Tahun 2021 dan Pastikan Prokes 5M Berjalan


Sapa Pesantren, Bidang Pakis Kemenag DIY Sosialisasikan SE Menag 20 Tahun 2021 dan Pastikan Prokes 5M Berjalan
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-07-31 06:09:37

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY)—Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY melaluinSeksi Pondok Pesantren dan Ma'had Aly Bidang Pendidikan Agama dan Kependidikan Islam, Kamis (29/07/2021) menyelenggarakan kegiatan SAPA PESANTREN secara virtual. Kegiatan  SAPA PESANTREN kali ini difokuskan untuk menyapa PP. IC. BINBAZ Piyungan Bantul. “Disamping sebagai ajang ramah tamah dan silaturrahmi kegiatan ini juga sekaligus untuk memantau perkembangan pesantren yang beberapa waktu lalu terdapat santri dan pengurus pesantren terkonfirmasi positif covid 19,” ungkap Kabid Pakis Drs. H.Buchori Muslim, M.Pd.I dalam rilis yang diterima Humas, Sabtu (31/07/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh pengasuh pondok pesantren BINBAZ, para ustadz dan ustadzah, para pengurus, dan juga para tim Gugus Tugas covid 19 pondok pesantren BINBAZ.

Sapa Pesantren, Bidang Pakis Kemenag DIY Sosialisasikan SE Menag 20 Tahun 2021 dan Pastikan Prokes 5M Berjalan

Dalam sambutan dan pengarahannya Kabid Pakis menyampaiakan maksud  dan tujuan diadakan kegiatan Sapa Pesantren ini, dan sekaligus memberikan sosialisasi SE Menag Nomor 20 Tahun 2021 tentang pentingnya budaya 5M di pesantren.

“Kegiatan Sapa Pesantren ini akan berlanjut terus ke beberapa pesantren di wilayah DIY,” ungkap Buchori.

Pengasuh pesantren IC. BINBAZ  Ustadz Amrin Mustofa, S. Ud. M.H. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimaksih kepada Kanwil Kemenag DIY yang sudah menginisiasi program Sapa Pesantren kali ini. Pengasuh juga menyampaikan  sangat mendukung sekali terkait SE Menag Nomor 20 Tahun 2021, dan saat ini seluruh warga pesantren BINBAZ sudah melaksanakan terkait Prokes 5M tersebut. “Terkait kondisi riil pesantren saat ini, kami sampaikan bahwa para santri dan ustadz yang beberapa waktu lalu terkonfirmasi covid 19, alhamdulillah saat ini perkembangannya sudah  menggembirakan, dari jumlah 23 santri dan 10 ustadz yang terkonfirmasi, saat ini hanya ada 1 santri  dan 1 ustadz yang masih menjalani isoman dan menjalani karantina di pesantren,” jelasnya.

“Semoga kedepan tidak ada lagi santri dan ustadz  yang terkonfirmasi Covid-19 lagi,” harapnya. Kegiatan ditutup dengan acara doa bersama yg dipimpin oleh ustadz Amrin dari PP.IC BINBAZ. (ed: bap)

 

Kontributor : Bramma Aji Putra
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 44

Bagikan