Apel Siaga, Kakanwil: Saatnya Mengawal dan Monitor Pelaksanaan Sosialisasi SE Menag No 20 Tahun 2021


Apel Siaga, Kakanwil: Saatnya Mengawal dan Monitor Pelaksanaan Sosialisasi SE Menag No 20 Tahun 2021
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-07-27 12:34:46

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY) – Sebagai tahap evaluasi dari rangkaian sosialisasi SE Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2021, Kanwil Kementerian Agama DIY menggelar Apel Siaga untuk mengawal dan memonitor Surat Edaran Menteri Agama, Selasa (27/7/2021). Kegiatan berlangsung secara virtual melalui zoom meeting yang diikuti 145 partisipan dari jajaran eleson III dan IV, Ketua APRI DIY, Kepala Pokjaluh Islam, Kristen, Hindu, Budha, Kepala Pokjawas Madrasah dan PAI serta para Kepala Madrasah RA, MI, MTs, dan MA di lingkungan Kanwil Kementerian Agama DIY.

Dalam sambutannya Kakanwil Dr. H. Masmin Afif, M.Ag menyampaikan, kegiatan sosialisasi sudah melibatkan berbagai komponen, mulai dari Kapolda, Gugus Tugas Penanganan Covid 19, Tokoh Agama, Organisasi Keagamaan serta tokoh masyarakat. Bahkan sebelumnya, Staf Khusus Menag Wibowo Prasetyo hadir secara virtual sebagai narasumber pada sosialisasi tersebut.

Kakanwil berharap sosialisasi berdampak positif pada berkurangnya penyebaran Covid 19 khususnya di DIY pada masa pemberlakuan PPKM Darurat wilayah Jawa dan Bali. “Ini sebagai poin pertama,” tandas Kakanwi.  Selanjutnya Kakanwil menunjuk Kabag TU Arief Gunadi sebagai penanggungjawab sosialisasi SE Menag untuk ASN di bawah atap.

Ia juga meminta seluruh Kakankemang di Kabupaten/Kota untuk melakukan pengecekan ASN yang ada di wilayahnya yang belum mendapatkan sosialisasi untuk segera dilakukan Langkah konkret. Agar semua ASN mengetahui adanya SE Menag No 20 Tahun 2021.

Kedua, melakukan langkah-langkah monitoring sosialisasi. Setelah sosialisasi dilakukan kepada seluruh ASN Kemenag DIY, harapannya ASN segera melakukan sosialisasi kepada lingkungan terdekat dan masyarakat. “Selanjutnya seluruh ASN melaporkan hasil dari sosialisasinya, diupayakan minimal tiga kali. Yang perlu dilaporkan kapan melakukan, dimana tempatnya, dan diikuti berapa orang,” imbuhnya. Hasil sosialisasi akan dilaporkan ke Kemenag Pusat melalui link.

Ketiga, melanjutkan langkah-langkah konkret di lapangan terkait penerapan protokol kesehatan 5 M dan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 23 tahun 2021 dimana DIY masuk level 4. Artinya semua kegiatan non esensial berlaku WFH full 100% dan untuk sementara meniadakan ibadah di tempat ibadah.

“Bersama-sama berupaya semaksimal mungkin melakukan pemetaan terkait masih adanya potensi pelanggaran SE Menteri Agama yang berkisar 4 % yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota se-DIY. Harapannya potensi pelanggaran bisa ditekan seminimal mungkin dengan melakukan pendekatan, sosialisasi, dan edukasi tujuannya untuk mengurangi kerumunan,” tegas Kakanwil.

“Mari kita lakukan langkah nyata setelah mendapatkan sosialisasi agar tampak hasilnya dari upaya yang telah dilakukan bersama,” imbuhnya.

Sebagai penutup Kabag TU Arief Gunadi menambahkan, sosialisasi ini juga sebagai kontribusi nyata upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid 19 juga upaya preventif agar jangan sampai terjadi klaster-klaster baru. “Semoga yang kita lakukan dicatat Allah sebagai tambahan amal dan wujud partisipasi dalam penanganan Covid 19,” pungkasnya. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 103

Bagikan