Manfaatkan Sampah, MTsN 3 Bantul Berkreasi Hasilkan Bunga Hias


Manfaatkan Sampah, MTsN 3 Bantul Berkreasi Hasilkan Bunga Hias Bunga hasil kreativitas siswa MTsN 3 Bantul memanfaatkan sampah
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-07-21 20:50:17

Bantul (MTsN 3 Bantul) – Sampah merupakan benda atau barang bekas yang sudah tidak dipakai lagi alias dibuang. Di sisi lain, pembuangan sampah organik mungkin mudah dimanfaatkan, namun untuk sampah non organik apalagi plastik sangat merepotkan semua pihak belum lagi umur musnahnya yang lumayan panjang menyebabkan pencemaran lingkungan yang makin menjadi-jadi. Perlu dimunculkan sebuah kreativitas tertentu untuk mengatasi ketidaknyamanan terhadap sampah plastik dan barang bekas lainnya.

MTsN 3 Bantul sebagai rintisan madrasah adiwiyata mempunyai kreativitas terhadap sampah-sampah non organik tersebut dengan pembuatan bunga hias dari plastik dan barang bekas. Bungkus-bungkus stereoform buah import seperti apel dan peer termasuk dalam bahan-bahan bekas yang bisa dimanfaatkan untuk hiasan tersebut. Walhasil, terciptalah karya-karya siswa yang dibimbing oleh guru Bahasa Inggris Sudarmi, S.Pd. mampu menyulap sampah plastik dan barang bekas menjadi bunga-bunga hias yang memperindah ruangan maupun lingkungan madrasah.

Manfaatkan Sampah, MTsN 3 Bantul Berkreasi Hasilkan Bunga Hias

Pada Senin (12/7/2021) saat kegiatan masa taaruf siswa madrasah (matsama) bunga-bunga itu dipamerkan di lemari display yang berada di hall depan madrasah. Tim kreatif madrasah berharap, karya indah tersebut dinikmati oleh siswa baru dan juga warga madrasah maupun tamu yang hadir. Disamping itu pemanfaatan sampah menjadi bunga hias merupakan program MTsN 3 Bantul menjadi madrasah adiwiyata. “Kami mempunyai tugas melakukan kegiatan siswa menuju madrasah adiwiyata,” tutur Sudarmi .

Sementara itu Kepala MTsN 3 Bantul Sugeng Muhari, S.Pd.Si mengaku senang dan bangga dengan hasil kreasi para siswa tersebut. Dengan dihasilkannya hiasan bunga tersebut, lingkungan madrasah yang hijau, indah dan rindang tersebut menjadi lebih indah dipandang mata. “Saya senang dengan semangat para siswa yang dibimbing guru untuk mewujudkan madrasah adiwiyata. Harapan saya kegiatan kreatif ini nantinya akan menjadi kebiasaan dari para siswa dalam rangka menghias madrasah sekaligus memanfaatkan barang yang tidak terpakai,” tutur Kamad. (ist)

Kontributor : MTSN3BANTUL
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 75

Bagikan