Peletakkan Batu Pertama Asrama Putri MAN 1 Yogyakarta, Kakanwil Pesankan Nilai Moderasi Beragama


Peletakkan Batu Pertama Asrama Putri MAN 1 Yogyakarta, Kakanwil Pesankan Nilai Moderasi Beragama
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-07-21 11:03:03

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY) – Kepala Kanwil Kemenag DIY, Dr. Masmin Afif melakukan peletakkan batu pertama pembangunan asrama putri MAN 1 Yogyakarta, Rabu (21/7). Kegiatan berlangsung sederhana dan diikuti peserta terbatas guna mencegah penyebaran Covid-19. Dalam sambutannya ia mengharapkan agar gedung yang dibangun bisa mendukung pengembangan prestasi di MAN 1 Yogyakarta. “Dengan pembangunan asrama putri ini semoga mampu mendukung pengembangan prestasi dan menjadi modal MAN 1 Yogyakarta dalam mewujudkan cita-cita,” ungkap Kakanwil.

Dalam kesempatan tersebut Kakanwil juga mengajak agar mampu meningkatkan semangat dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Ia juga mengenalkan tagline baru Kanwil Kemenag DIY yakni MEMPESONA, membangun moderasi, profesional, normatif dan akuntabel. “Moderasi beragama mejadi program prioritas Kementerian Agama saat ini karena kita hidup dalam masyarakat yang heterogen,” jelas pria kelahiran Demak tersebut.

Peletakkan Batu Pertama Asrama Putri MAN 1 Yogyakarta, Kakanwil Pesankan Nilai Moderasi Beragama

Sementara Kepala MAN 1 Yogyakarta, Drs.H.Wiranto Prasetyahadi, M.Pd. melaporkan saat ini madrasah yang ia pimpin menjadi salah satu madrasah yang telah menanamkan nilai-nilai moderasi kepada para siswa. Salah satu siswa juga berhasil mendapatkan prestasi dalam kegiatan moderasi beragama di tingkat internasional dan mendapatkan apresiasi dari Menteri Agama.

“Kami telah melakukan upaya sosialisasi nilai-nilai moderasi kepada siswa dengan mendatangkan narasumber lokal maupun nasional. Saat ini ada siswa yang menjadi duta moderasi,” ungkap Wiranto. Terkait pembangunan asrama putri ia menyebut dapat melengkapi asrama putra yang sebelumnya sudah dibangun. 

Wiranto juga menguraikan saat ini MAN 1 Yogyakarta mendapatkan tiga amanah sekaligus melalui keputusan Dirjen Pendidikan Islam yakni sebagai Madrasah Aliyah Program Khusus (MAPK), Madrasah Riset serta Madrasah Akademik. “Kami berharap pembangunan asrama ini bisa melengkapi fasilitas yang sudah ada,” ujarnya.

Selain Kakanwil, hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komite Madrasah, Sayuti, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Muntolib, M.SI., Kepala Subbag Umum dan Humas, Abd. Su’ud, Kasubbag Perencanaan Data dan Informasi, Jauhar Musthofa, Kasi Sarpras Bidang Dikmad, Bahrul Anwar serta dari pihak pelaksana pembangunan. [eko]

Kontributor : Eko Triyanto
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 221

Bagikan