MAN 2 Yogyakarta Sabet Medali Emas Bidang Riset Internasional IEI2C


MAN 2 Yogyakarta Sabet Medali Emas Bidang Riset Internasional IEI2C Para Pemenang, Khaerani Eka Primawati (Ketua), Siti Karlina Lubis, Varra Rosantya Putri Leandyc ,Anindya Ayu Nabilah
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-06-28 09:43:43

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – MAN 2 Yogyakarta kukuhkan Madrasah yang unggul di bidang Riset, dengan prestasi gemilang yang diukir di ajang internasional. Dengan judul "AURAMOVER": Development of a Thermoelectric-Based Automatic Charger as a  Solution to Meet the Needs of Batteries for Online Motorcycle Taxi Drivers by Utilizing  Vehicle Exhaust Heat,” siswa MAN 2 Yogyakarta torehkan prestasi gemilang yang membanggakan di ajang internasional. Even yang digelar Indonesia Education International Innovative Competition mengantarkan  Khaerani Eka Primawati (Ketua), Siti Karlina Lubis, Varra Rosantya Putri Leandyc ,Anindya Ayu Nabilah, sabet Medali Emas. Hal ini dikabarkan koordinator Riset, Nuning Setianingsih, S.Si, M.Pd. Tim Riset dibimbing guru riset Sayidatul Maslahah, M.Pd dan Indra Suryanto, S.Pd.

“Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perancangan Auramover, charger otomatis berbasis termoelektrik, sebagai solusi pemenuhan kebutuhan baterai bagi pengemudi ojek online dengan memanfaatkan panas buang kendaraan. Cara kerja alat ini adalah sebagai berikut: thermoelectric yang telah dipasang pada knalpot akan menghasilkan listrik yang disebabkan oleh perbedaan suhu pada permukaan termoelektrik. Kemudian energi listrik diubah untuk mengisi baterai. Oleh karena itu, pengemudi ojek online dapat mengisi daya ponselnya melalui soket yang terhubung dan voltase diatur oleh regulator 5 volt untuk mengisi daya ponselnya,” terang Khaerani Eka Primawati dan kawan-kawan.

MAN 2 Yogyakarta Sabet Medali Emas Bidang Riset Internasional IEI2C

Kepala MAN 2 Yogyakarta memberi pengahargaan yang sangat tinggi dengan capaian prestasi di tingkat internasional ini. Dengan berbahasa Inggris, Bahasa Internasional, para siswa dapat dengan sangat baik menyampaikan presentasinya, bahkan dapat memperoleh medali emas. Hal ini menunjukkan, MAN 2 Yogyakarta siap menjadi madrasah menuju kelas dunia. Sangat banyak para siswa yang studi lanjut ke luar negeri di negara-negara maju. Dengan capaian prestasi ini, membuka peluang yang sangat luas untuk studi lanjut ke Perguruan Tinggi baik negeri maupun luar negeri melalui jalur prestasi. Mardi berharap prestasi ini mengispirasi civitas akademika dan mengikuti jejaknya.

“Sebuah kebanggan tersendiri anak-anak MAN 2 Yogyakarta  bisa tampil berkompetisi di ajang internasional, apalagi untuk kali pertama, terlebih para siswa yang terlibat sangat bersemangat dan percaya diri,” tandas Nuning Setianingsih.

Pesan Nuning lebih lanjut, “dalam paradigma "grow mindset" atau "pola pikir berkembang", mengikuti ajang kompetisi atau perlombaan adalah sebuah pembuktian tolak ukur dari sebuah proses. Kemenangan dalam lomba bukanlah hasil akhir sebuah proses namun sebagai titik tolak untuk proses selanjutnya.  Menang ataupun kalah sejatinya sebagai pelecut untuk menggapai prestasi berikutnya.”

Varra Rosantya Putri Leandyc  menyampaikan kesannya, “karena ini adalah pengalaman pertama, tentu sangat mendebarkan. Walaupun begitu, saya sangat senang dapat mengikuti lomba ini. Sedangkan Anindya Ayu Nabilah dan kawan-kawan menyampaikan menyampaikan kesan senada, “kami saat mengikuti lomba adalah menjadikan diri semakin maju dan berkembang, menyenangkan, menambah pengalaman dan pengetahuan saya.”

Berlima mengungkapkan kehabagiaan dan bersyukur mendalam telah menyumbangkan prestasi untuk madrasah. Sebagai langkah awal yang menjadi pelecut untuk terus menggali bakat dan minat, mengasahnya, menemukan jati diri, mewujudkan cita-cita, dan masa depan. (pus)

Kontributor : MAN2YOGYA
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 72

Bagikan