Pembinaan Guru Profesional Jenjang SMP SMA dan Informasi Hasil Audit Tusi Inspektorat Jenderal


Pembinaan Guru Profesional Jenjang SMP SMA dan Informasi Hasil Audit Tusi Inspektorat Jenderal
Kategori : KABUPATEN/KOTA
Tanggal : 2021-05-28 09:30:37

Gunungkidul (Kankemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Arief Gunadi menghadiri kegiatan Pembinaan Guru Profesional Jenjang SMP SMA dan Informasi Hasil Audit Tusi Inspektorat Jenderal yang diadakan oleh  Seksi PAIS Kankemenag Gunungkidul yang bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) SMP dan SMA. Kegiatan dilaksanakan di Lantai Dasar Masjid Agung Al Ikhlas, Jumat (21/5/2021).

Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Seksi PAIS Kankemenag Gunungkidul, Andar Prasetyo, Pengawas tingkat SMA, Faqih Somadi, Pengawas tingkat SMP, Ridarno dan Ketua MGMP SMP, Fuad Ikhsanudin Nugroho.

Dalam arahannya Arief mengatakan bahwa Guru Pendidikan Agama, dalam hal ini Pendidikan Agama Islam adalah merupakan salah satu garda penting dalam keberhasilan pendidikan di sekolah. Arief juga mengingatkan bahwa kita adalah instrumen pemerintah yang harus melaksanakan tugas-tugas sesuai dengan regulasi. “Ada Undang-Undangnya, ada Peraturan Pemerintahnya, ada Perdirjennya, ada edaran dan lain sebagainya yang semua itu menjadi rujukan untuk melakukan aktifitas administrasi birokratif,” papar Arief.

Arief juga menjelaskan bahwa sebagai guru profesional setidaknya memiliki beberapa indikator yang harus melekat didalam diri seorang guru. “Diantaranya harus memahami kurikulum. Jadi bagaimana substansi kurikulum, tujuan kurikulum, kemudian rekayasa kurikulum, itu Bapak dan Ibu sekalian harus paham,” jelasnya.

“Disamping punya pemahaman kurikulum, juga harus mempunyai kompetensi untuk mengajar dengan baik. Yang ketiga profesionalisme itu ditandai dengan kemampuan untuk menggunakan multimedia atau teknologi informasi. Berikutnya harus paham standar karakteristik atau moral force,” imbuh Arief.

Sebelumnya, Kasi PAIS Kemenag Gunungkidul, Andar Prasetyo memberikan beberapa informasi terkait kedatangan Irjen beberapa waktu yang lalu. “Kehadiran tim Irjen beberapa waktu lalu meski ditengah pandemi tetap dilaksanakan audit, Dan karena pemeriksaan berkas diminta dengan cara daring maka filenya diminta untuk dikirim dalam bentuk PDF, ternyata dengan kerja sistem exel itu auditor cukup melihat 1 screen sudah dapat menjangkau semua data,” ungkap Andar.

Andar berharap dalam pemberkasan dibuat dengan riil sesuai dengan waktu usulan. “Pemberkasan ini harus tertib, harus valid, karena setiap tahun itu ada pemeriksaan Irjen,” tambahnya. (sna/tnf)

Kontributor : KEMENAGGK
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 72

Bagikan