Pesantren Kilat Daring MTsN 3 Sleman Angkat Budaya Lokal


Pesantren Kilat Daring MTsN 3 Sleman Angkat Budaya Lokal Nur Hudariyanto, S.Pd.I saat memaparkan materi
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-05-08 16:57:00

Sleman (MTsN 3 Sleman) – Pesantren Kilat Daring MTsN 3 Sleman hari kedua, Sabtu (8/5/2021) mengangkat materi tradisi budaya Jawa islami, yaitu Sungkeman dan Ketupat. Sungkeman dan Ketupat adalah dua contoh tradisi Jawa yang penuh filosofi pada saat lebaran. Ketupat terbuat dari janur, di dalamnya diisi dengan beras dan pertama kali dikenalkan oleh Sunan Kalijaga pada masyarakat Jawa. Ketupat merupakan kependekan dari kata ngaku lepat dan laku papat. Sedangkan sungkeman adalah sebuah bentuk permintaan maaf yang mendalam yang diwujudkan dengan cara bersujud atau bersimpuh terhadap orang yang lebih tua atau dihormati.

Peserta Pesantren Kilat Daring yang berasal dari kelas VII dan VIII MTsN 3 Sleman menyaksikan tutorial cara melakukan sungkeman dan membuat ketupat melalui live streaming di channel Youtube MTsN 3 Sleman. Tutorial sungkeman dipandu oleh Masruri, S.Pd.I sedangkan membuat ketupat dipandu oleh M. Yasin Nuryanto, S.T.

Pesantren Kilat Daring MTsN 3 Sleman Angkat Budaya Lokal

Pesantren Kilat Daring MTsN 3 Sleman Angkat Budaya Lokal

Turut hadir sebagai pemateri Nur Hudariyanto, S.Pd.I, menyampaikan materi mengenai Akhlak Kepada Diri Sendiri dan Orang Lain. “Seorang murid tidak boleh memiliki sifat ujub. Harus andhap asor, tawadhu’, anteng dan mempunyai sifat ayyinul jambi (lemas lambungnya) artinya menunduk di depan orang, tidak sombong,” tandas narsum. Saat pemaparan materi, peserta mengajukan pertanyaan melalui live chatt yang dibuka oleh host dan kemudian dijawab oleh narsum.

Kegiatan Pesantren Kilat Daring hari kedua diwarnai dengan pengumuman dan pembagian hadiah berbagai perlombaan di bulan Ramadhan. Para juara lomba poster, lomba pantun, lomba kaligrafi dan lomba cover lagu diminta untuk datang ke madrasah dan menerima hadiah dari panitia lomba.

Melalui pesan pribadinya, Kepala Madrasah MTsN 3 Sleman mengungkapkan rasa harunya. “Semangatmu untuk terus berkarya akan dapat membentuk karakter yg mapan dan insya Allah dapat menjaga kemandirian. Lanjutkan!” tulis Kamad.

Kegiatan Pesantren Kilat Daring ditutup dengan doa oleh Moh. Muslim, M.Pd. (dee)

Kontributor : MTSN3SLEMAN
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 246

Bagikan