MTsN 8 Sleman Gelar Workshop Review KTSP 2021/2022


MTsN 8 Sleman Gelar Workshop Review KTSP 2021/2022
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-05-08 12:50:21

Sleman (MTsN 8 Sleman) – MTsN 8 Sleman menggelar Workshop Review KTSP Tahun Ajaran 2021-2022 yang bertempat di Ruang Aula, Sabtu (08/05/2021). Dokumen Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan acauan kurikulum operasional yang harus disusun dan dilaksanakan pada masing-masing satuan pendidikan, baik tingkat taman kanak-kanak, tingkat dasar, tingkat menengah dan tingkat atas. Satuan pendidikan ini terdiri dari TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/Madrasah Aliyah.

Kegiatan ini diikuti segenap civitas akademika MTsN 8 Sleman baik secara tatap muka maupun via daring. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dikmad Kanwil Kemenag DIY Hj. Anita Isdarmini, S.Pd., M.Hum., Drs. Mujiyono, M.Pd.I. Pengawas Madrasah Kemenag Sleman, Ketua Komite MTsN 8 Sleman Tyas Endarto Budi Prayitno, S.Ag. serta Kasi Dikmad Kemenag Kabupaten Sleman, H. Achmad Fauzi, S.Ag., M.Si. yang bergabung secara online via zoom meeting bersama guru dan pegawai yang sedang work from home (WFH).

MTsN 8 Sleman Gelar Workshop Review KTSP 2021/2022

MTsN 8 Sleman Gelar Workshop Review KTSP 2021/2022

Dalam sambutan pengarahan, Anita Isdarmini mengatakan MTsN 8 Sleman yang memiliki potensi tinggi sebagai madrasah ketrampilan batik yang sudah masuk dalam KTSP harus bisa mengelola sekaligus membesarkan potensi tersebut.

“Potensi ketrampilan batik yang ingin ditonjolkan madrasah, ada tiga hal yang perlu dilakukan yakni branding, publishing dan marketing,” ujar Anita.

Lebih lanjut dirinya mengarahkan selain untuk pembelajaran, ketrampilan batik juga perlu ditonjolkan dalam ruang – ruang serta dekorasi di madrasah, sehingga orang akan dengan mudah menangkap branding yang diunggulkan oleh madrasah.

Sementara itu Kasi Dikmad Kemenag Sleman Achmad Fauzi menambahkan dalam penyusunan KTSP pembelajaran dan penilaian Higher Order Thinking Skill (HOTS) harus termuat di dalamnya. Hal ini didasarkan pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 751 Tahun 2021, tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bimbingan Teknis Penyusunan Soal Higher Order Thingking Skills (HOTS), pada Madrasah dan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 752 Tahun 2021, tentang Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Madrasah Tahun Pelajaran 2020/2021.

“Di tengah tuntutan kualitas pengelolaan madrasah yang efektif dan tuntutan atas lulusan madrasah yang harus memiliki kemampuan abad 21 (colaboration, critical thingking and problem solving, creativity and inovation, dan communication) serta berkelas dunia, kegiatan penilaian pembelajaran harus dikembangkan sedemikian rupa melalui HOTS,” ujarnya.

Di saat yang sama Kepala MTsN 8 Sleman Jazim Kholis S.Ag. mengucapkan terimakasih atas masukan – masukan yang telah dipaparkan oleh narasumber. Dan semua arahan akan segera ditindaklanjuti dengan adanya penyempurnaan KTSP sebelum dilakukan uji publik menjelang tahun ajaran baru mendatang.(imm)

 

*#Tetap Sehat dan Semangat*

*#LawanCovid-19*

Kontributor : MTSN8SLEMAN
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 441

Bagikan