UPZ Kemenag Gunungkidul Beri Santunan Pada Anak-Anak Nur Kawan dan Sri Andriyani, Pasangan yang Meninggal Tersengat Listrik


UPZ Kemenag Gunungkidul Beri Santunan Pada Anak-Anak Nur Kawan dan Sri Andriyani, Pasangan yang Meninggal Tersengat Listrik
Kategori : KABUPATEN/KOTA
Tanggal : 2021-05-07 12:57:13

Gunungkidul (Kankemenag) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Arief Gunadi, didampingi Penyelenggara Zakat Wakaf, Sri Sugiyanti, Kasi Pendidikan Madrasah, Taufik Ahmad Soleh, dan Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Gunungkidul, Faqih Somadi, mengunjungi kediaman Resiyati di Dusun Banaran, Desa Banaran, Kecamatan Playen, Jumat (7/5/2021) pagi.

Resiyati adalah ibu dari pasangan Nur Kawan dan Sri Andriyani yang beberapa waktu lalu meninggal dunia karena tersengat listrik. 

Kunjungan ini dalam rangka memberikan santunan yatim piatu dari UPZ Kankemenag Gunungkidul kepada anak-anak korban tersengat listrik tersebut yang penerimaannya melalui Resiyati sebagai si mbah anak-anak tersebut.

Kepala Kankemenag Gunungkidul, Arief Gunadi turut berduka cita dan prihatin yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi kepada pasangan Nur Kawan dan Sri Andriyani tersebut. “Sepasang suami istri berpulang kehadirat Allah SWT, karena insiden tersengat listrik, sementara mereka meninggalkan 4 orang anak yang masih kecil-kecil. Kiranya pentasarufan ini dapat dimanfaatkan untuk membantu meringankan beban keluarga dalam mengasuh anak yatim tersebut,” ujar Arief saat dimintai keterangan.

“Mudah-mudahan anak-anak tersebut juga diberikan ketabahan lahir dan batin untuk dapat terus optimis menatap masa depannya, sekaligus tetap mempunyai cita-cita yang tinggi untuk kepentingan kehidupannya yang lebih baik, untuk kedua orangtuanya yang sudah meninggal, semoga diampuni oleh Allah,” imbuhnya.

Arief berharap semoga tragedi ini cukup menjadi pelajaran bagi banyak orang, dan untuk terus berhati-hati didalam melakukan aktivitas. “Kantor Kementerian Agama Gunungkidul tentu akan terus memberikan pendampingan dan mudah-mudahan anak-anak yatim piatu tersebut dapat belajar dan bersekolah sebagaimana harapan dari orangtuanya dulu,” pungkas Arief. (sna/tnf)

Kontributor : KEMENAGGK
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 79

Bagikan