Peringatan Nuzulul Qur'an MAN 5 Sleman, Gus Yusuf: 'Al-Qur'an untuk Dibaca, Dipahami, dan Diamalkan'


Peringatan Nuzulul Qur'an MAN 5 Sleman, Gus Yusuf: 'Al-Qur'an untuk Dibaca, Dipahami, dan Diamalkan'
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-04-29 19:28:19

Sleman (MAN 5 Sleman)—Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman yang beralamat di Jl. Magelang km. 17 Ngosit Margorejo Tempel Sleman memperingati Nuzulul Qur'an dengan menggelar pengajian bersama K. H. Muhammad Yusuf Chudlori,  Pengasuh Pondok Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) Tegalrejo Magelang, Kamis (29/04).

Peringatan Nuzulul Quran yang bertepatan pada tanggal 17 Ramadan tersebut merupakan salah satu rangkaian Pesantren Ramadan 1442 H MAN 5 Sleman. Bertema "Menjadikan Al-Qur'an sebagai Pedoman Hidup dalam Menggapai Kesuksesan Dunia Akhirat", kegiatan dilaksanakan di Aula Madrasah dimulai pukul 09.30 WIB. Karena masih dalam masa pandemi, kegiatan dihadiri secara terbatas oleh Bapak/Ibu Guru, karyawan, dan anggota Rohis MAN 5 Sleman dengan menaati protokol kesehatan yang berlaku. Para siswa menyimak dari rumah masing-masing melalui siaran langsung di kanal Youtube resmi MAN 5 SLEMAN. 

Peringatan Nuzulul Qur'an MAN 5 Sleman, Gus Yusuf: 'Al-Qur'an untuk Dibaca, Dipahami, dan Diamalkan'

Peringatan Nuzulul Qur'an MAN 5 Sleman, Gus Yusuf: 'Al-Qur'an untuk Dibaca, Dipahami, dan Diamalkan'

Peringatan Nuzulul Qur'an MAN 5 Sleman, Gus Yusuf: 'Al-Qur'an untuk Dibaca, Dipahami, dan Diamalkan'

Acara dibuka dengan membaca Surah Al-Fatihah bersama-sama, lalu pembacaan Al-Qur'an surah Al-Hasyr ayat 21-23 yang dibacakan oleh Muhammad Rifki Ramadani dan sari tilawah oleh Rika Wulandari siswa dan siswi kelas XI Agama MAN 5 Sleman. 

Kepala MAN 5 Sleman,  Drs.  Aris Fu'ad dalam sambutannya mengatakan, "Momentum ramadan dan nuzulul qur'an ini adalah setting ulang atau reset cara belajar kita. Sebagaimana kita tahu, ayat al-Quran yang turun pertama Iqra' yang artinya 'bacalah'. Betapa pentingnya membaca untuk umat manusia."

"Nabi meninggalkan dua perkara setelah meninggal yaitu Al-Quran dan As-Sunnah. Dengan peristiwa Nuzulul Qur'an ini, yaitu pertama kali Kalam Allah diturunkan, adalah perintah untuk umat rasulullah agar banyak membaca. Namun tidak sekadar membaca, tapi juga memahami dan mengamalkan Al-Qur'an. Jika manusia lebih mementingkan agamanya, Allah akan memberi kebaikan kepada dunianya,” begitu hikmah yang disampaikan oleh kyai karismatik yang akrab disapa 'Gus Yusuf'.  

Gus Yusuf menambahkan, lulusan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) tidak akan kalah dengan lulusan lembaga formal lainnya. Para siswa MAN dibentuk dan dididik untuk menjadi manusia solih solihah serta bermanfaat di dunia dan di akhirat kelak. Beliau menegaskan kepada para siswa untuk mengutamakan mengaji dan belajar dari seorang guru yang sanad keilmuannya jelas, tidak asal mengaji dari buku dan internet tanpa tuntunan seorang guru atau ustadz agar tidak salah dalam memahami ilmu. 

Di akhir tausiyahnya, Gus Yusuf mengajak masyarakat untuk menitipkan dan mempercayakan putra putrinya di MAN 5 Sleman.  Para guru siap untuk mewujudkan cita-cita orang tua membentuk anak yang solih solihah dan berakhlaqul karimah.  Beliau juga mengajak masyarakat untuk tetap mawas diri, menjaga protokol kesehatan, dan selalu berdoa agar pandemi segera berakhir sehingga dapat melaksanakan pembelajaran kembali di madrasah. 

"Kami berharap, para siswa MAN 5 Sleman bisa memetik hikmah dan pelajaran yang disampaikan Gus Yusuf," ungkap Munji Jakfar, M. Pd., Ketua Panitia Pesantren Ramadan MAN 5 Sleman. 

Selain pengajian Peringatan Nuzulul Qur'an, rangkaian Pesantren Ramadan 1442 H di MAN 5 Sleman di antaranya pengajian kelas virtual, bimbingan Tahsin Al-Qur'an secara daring, Lomba Poster dan Tilawah tingkat SMP-MTs, dan pengumpulan serta pendistribusian zakat fitrah. (fat) 

Kontributor : MAN5SLEMAN
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 196

Bagikan