MTsN 6 Sleman Raih Medali Emas Line Tracing Kompetisi Robotic


MTsN 6 Sleman Raih Medali Emas Line Tracing Kompetisi Robotic
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-04-22 22:15:54

Sleman (MTsN 6 Sleman)—Kecakapan abad ke-21 menuntut peserta didik dapat mengikuti perkembangan zaman yang penuh dengan tantangan. Harapannya, peserta didik akan memiliki keterampilan belajar dan berinovasi, keterampilan menggunakan dan memanfaatkan teknologi/media informasi, serta dapat bekerja dan bertahan dengan menggunakan kecakapan hidup (life skill).

Berangkat dari pemikiran tersebut, Tim MTsN 6 Sleman mengikuti kompetisi robotic World Robot Games Online Edition 2021. Ajang kompetisi kali ini diselenggarakan di Filipina sebagai tuan rumah. Setidaknya ada 8 negara yang mengikuti kompetisi ini, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, Brunaidarusalam, Taiwan, dan China. Selain tim robotic MTsN 6 Sleman, dari DIY ada dua madrasah lain, yaitu MTs N 6 Bantul dan MAN 1 Yogyakarta.

Siswa dari MTsN 6 Sleman menduduki posisi ke-1 Medali Emas Line Tracing atas nama Fauzan Aulia Rahman, sementara itu ada 3 siswa yang menyabet medali perak atas nama Luthfan Chaerul Zafran, Mayo Sabil Aldebaran, dan Muhammad Kefin Maulana Ibrahim.

Ada 2 kategori yang diikuti oleh tim robotic MTsN 6 Sleman. Pertama kategori Inovatif dengan mengusung tema “Medic Personal Robot” yaitu Robot yang diprogran membantu mengantarkan obat dan makanan kepada pasien Covid 19 di rumah sakit secara otomatis. Penilaian berdasarkan presentasi dan demo robot. Kedua, kategori Line Tracing yang penilaian dari kecepatan dalam menyelesaikan misi.

Perjalanan even itu tidaklah singkat. Pengiriman proposal dan video dilakukan awal Januari, kemudian peserta yang lolos diumumkan akhir Januari. Presentasi dan demo robotnya dilakukan pertengahan Februari sampai awal Maret melalui online. Puncaknyapengumuman kejuaran pada 21 April 2021.  

Kefin, salah satu dari tim robotic sangat bersyukur atas pencapaian ini, “Rasanya senang sekali. Kerja keras bersama teman, sampai mengorbankan banyak waktu akhirnya terbayar.” Persiapan dilakukan dengan baik hingga proses latihan terus menerus baik presentasi maupun pembuatan robot hingga memrogram robotnya.

Terpisah, kepala  MTsN 6 Sleman, Harsoyo, merasa bersyukur karena dapat mengemban amanah sebagai madrasah yang menerima SK Robotik, yang dituangkan dalam SK Kakanwil Kemenag DIY Nomor 720 tahun 2020.

Penyerahan kejuaraan lomba dilakukan secara daring. Adapun sertifikat dan medali akan dikirimkan ke sekolah Pembimbing tim robot berharap semoga capaian ini dapat memacu prestasi yang lebih baik lagi.

Robot buatan MTsN 6 Sleman bertindak sebagai pengganti tenaga medis dalam menyediakan kebutuhan pangan dan obat-obatan untuk pasien COVID-19. Robot ini akan bertindak saat menerima sinyal dari aplikasi blynk. Tambahan Esp 32 cam dapat merekam kodisi sekitar dan akan menampilkan datanya melalui web streaming di ruang operator. Sangat aplikatif diterapkan di era pandemic seperti sekarang ini. Jadi seorang tenaga medis sangat terbantu karena mengurangi interaksi secara langsung dengan pasien COVID-19. Pengurangan dalam pemakaian APD tentu saja dapat menghemat biaya. (yet/bap)

Kontributor : Bramma Aji Putra
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 253

Bagikan