Penyelenggaraan Haji 2021, Kabid PHU: Kemenag DIY Siap Ikuti Regulasi 


Penyelenggaraan Haji 2021, Kabid PHU: Kemenag DIY Siap Ikuti Regulasi 
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-04-07 15:47:48

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY) – Pelaksanaan ibadah haji semakin dekat, namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pemberangkatan jemaah haji. Mengacu pada regulasi tahun lalu, ada tiga skema yang ditawarkan.  Diberangkatkan dengan kuota penuh, kuota terbatas, atau tidak memberangkatkan. Semua memiliki resiko mengingat penyelenggaraan haji masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Kabid PHU Sigit Warsita dalam paparannya pada FGD Penyelenggaraan Haji, Rabu (7/4/2021) di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag DIY. Hadir dalam kesempatan tersebut, jajaran anggota DPR RI, Kasi Bidang PHU, Kasi PHU Kankemenag Kabupaten/Kota, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan staf pelaksana. 

Penyelenggaraan Haji 2021, Kabid PHU: Kemenag DIY Siap Ikuti Regulasi 

Sigit menyampaikan terkait persiapan jemaah haji DIY seandainya jadi diberangkatkan. “Kami telah membekali jemaah haji dengan manasik haji sepanjang tahun yang digelar setiap Jumat secara daring,” tandasnya. Melalui tayangan virtual, program manasik haji diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang ada di Kabupaten Kota. Walaupun tidak maksimal sebagaimana pertemuan tatap muka, namun setidaknya menunjukkan keseriusan Kemenag DIY dalam memfasilitasi jemaah haji menjadi Jemaah yang mandiri.

Sementara terkait paspor, rekan-rekan di Kankemenag Kabupaten Kota telah membantu menyiapkan. Jika ada yang sudah kadaluwarsa, pihak kami segera menindaklanjuti untuk perpanjangan paspor di imigrasi. “Bagaimana pun kami telah menyiapkan segala sesuatunya yang bisa dijangkau. Seandainya nanti ada keputusan untuk memberangkatkan jemaah haji, kami tinggal mengikuti regulasi yang berlaku,” tambahnya.

Sebaliknya tidak menutup kemungkinan, pelaksanaan haji tahun ini akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Artinya ada kemungkinan tidak semua porsi terpenuhi. “Menghadapi kondisi ini, kami berupaya memberikan pemahaman kepada jemaah haji bahwa haji adalah panggilan. Jadi segala keputusan harus diterima dengan ikhlas dan legowo,” jelasnya.

Ia Kembali menegaskan jika sampai detik ini belum ada negosiasi terkait transportasi, akomodasi, katering, maktab, dan sebagainya. “Pihak Arab Saudi belum memberikan lampu hijau. Hingga saat ini pemerintah hanya sebatas menunggu keputusan dari Arab Saudi selaku penyelenggara haji,”  tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahmad selaku anggota DPR RI menegaskan agar pihak Kementerian Agama berani mengambil sikap, jangan hanya menunggu tapi proaktif. “Agar masyarakat tidak khawatir mengingat pelaksanaan haji semakin dekat,” tandasnya.

Kegiatan FGD ini, juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta dr Lana.  Ia mengingatkan agar calon jemaah haji senantiasa menjaga kebugaran fisik. “Sebelum berangkat jemaah haji harus mendapatkan vaksinasi Covid-19 dan vaksinasi meningitis,” tegasnya.  Di akhir acara, berbagai masukan dan saran dari para peserta terlebih Kasi Penyelenggara Haji di Kankemenag Kabupaten/Kota ditampung untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 17

Bagikan