Sarasehan Puncak Milad ke-71 MAN 1 Yogyakarta: Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat Menuju Kelas Dunia


Sarasehan Puncak Milad ke-71 MAN 1 Yogyakarta: Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat Menuju Kelas Dunia
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-03-27 15:24:04

Yogyakarta (MAN 1YK)—Meriah, penuh harapan, dan semangat, serta rasa syukur menyelimuti Sarasehan pada puncak peringatan Milad ke-71 MAN 1 Yogyakarta, dengan mengangkat tema 'Mewujudkan madrasah hebat bermartabat menuju kelas dunia', Sabtu (27/03/2021) pagi, di Hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta.

Sejumlah narasumber hadir dari kalangan pejabat dan tokoh nasional, antara lain Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Prof.Dr.H.Nizar, M.Ag, Kepala Kanwil Kemenag DIY Drs.H.Edhi Gunawan, M.Pd.I., dan Wakil Rektor I Periode 2014-2018 Universitas Islam Indonesia (UII) yang juga orang tua siswa MAN 1 Yogyakarta  Dr.Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, M.A.

Kepala MAN 1 Yogayakarta Drs.Wiranto Prasetyahadi menjelaskan, madrasah sekarang ini berusia 71 tahun, yaitu mulai dari Sekolah Guru Hakim Agama (SGHA) tahun 1950-1954, Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) tahun 1954-1978, kemudian menjadi MAN 1 Yogyakarta mulai tahun 1978 hingga sekarang.  

Lanjut Wiranto, sejumlah acara mengisi milad ke-71 ini, yaitu Mansa Get Olympic (Mango#6) dan Mansa youth sport and art-Islamic Competition (Mosaic#6) tingkat nasional untuk pelajar jejang MTs/SMP, yang diikuti oleh lebih dari 951 peserta dari 23 Provinsi di Indonesia, Sabtu-Ahad, (6-7 Maret 2021), serta Khatmil Quran dan Tabligh Akbar bersama Habib Musthafa Sayyidi Baraqbah,Lc Sabtu (20 Maret 2021), dan puncak acara Sarasehan dan Virtual Fest, yaitu peluncuran (launching) Sistem Informasi Digital Madrasah Aliyah Negeri 1 Yogyakarta (Sidimas), Mansa TV, Mansa Radio dan Merci Podcast, dan Domain baru Website Madrasah. 

Dalam sarasehan yang dipandu Wakamad Bidang Humas MAN 1 Yogyakarta Dr.Suyanto, M.S.I., M.Pd. itu, narasumber pertama Sekjend Kemenag RI Prof. Nizar berpendapat, untuk meningkatkan mutu dan kualitas SDM dan lulusan madrasah, dalam rangka ‘Mewujudkan Madrasah Hebat Bermartabat Menuju Kelas Dunia’, harus fokus pada empat program utama. Pertama, Vokasi Madrasah Aliyah, dengan meningkatkan mutu sarpras pendukung teaching factory. Kedua, Science, technology, engineering, mathematice(STEM), dengan melalui implementasi Asesemen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI): Proyek Madrasah Education Quality Reform(MEQR). 

Ketiga, IT Skill, lewat implementasi Digitalisasi Madrasah (E-Learning Madrasah), dan Madrasah Akademi Digital.Kemudian,  yang keempat, Penguasaan Bahasa Asing: Bahasar Arab dan Inggris, dengan  penyediaan online resource dan kerjasama peningkatan mutu pembelajaran dengan kedutaan bahasa tersebut.

Narasumber kedua, Dr.Ing. Ilya Fadjar Maharika mengungkapkan, sekolah atau madrasah mempunyai peran yang menentukan, yang agar siswa ‘Ndalan’(tahun jalan) di masa transisi, dan bagaimana  mereka mampu menghadapi tantangan global. Fokus madrasah dalam menghadapi tantangan global: membangun iman, membangun akhlak, membangun intelektualitas, dan membangun identitas diri.

Berdasarkan hal ini, ia mengelompokan tiga tipologi sekolah. Pertama, Sekolah bagus: yang fokus pada membangun akhlak dan membangun intelektualitas. Kedua, sekolah bermartabat: yang fokus pada membangun iman, intelektualitas, dan akhlak. Dan yang ketiga sekolah bermartabat hebat – global, menurutnya, sekolah yang fokus membangun identitas diri.  

Sementara itu, narasumber ketiga, Kakanwil Edhi Gunawan mengungkapkan,  tiga kata kunci bagi kemajuan madrasah, madrasah itu harus Islami, berkualitas dan populis.(dzl)

Kontributor : MAN1YOGYA
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 153

Bagikan