Bekali Masa Depan Siswa, MAN 2 Bantul Datangkan Motivator Terkenal


Bekali Masa Depan Siswa, MAN 2 Bantul Datangkan Motivator Terkenal Nur Wahyudin Al Azis, S.Pd memotivasi siswa kelas XII IPA di Gedung Keterampilan MAN 2 Bantul
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-03-15 21:14:38

Bantul (MAN 2 Bantul)- Motivasi ialah dorongan yang timbul pada diri seseorang. Motivasi menentukan tingkat keberhasilan peserta didik, karena tanpa adanya motivasi maka peserta didik sukar untuk meraih keberhasilan. Seseorang yang memiliki motivasi tinggi akan berusaha mencapai tujuannya. Peserta didik akan mengerahkan segala kemampuan dan tindakan nyata untuk menciptakan masa depannya. Namun, tak jarang mereka mengalami kegundahan saat menentukan masa depannya, terutama ketika melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Oleh karenanya, motivasi dari keluarga, madrasah serta lingkungan sekitar berpengaruh pada keputusan yang akan diambilnya.

Pada Senin (15/3/2021) MAN 2 Bantul mengadakan acara doa bersama dan pemberian motivasi untuk siswa/siswi kelas XII dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. Acara tersebut dikoordinir oleh guru BK. Adapun narasumber yang didatangkan ialah Nur Wahyudin Azis, M.Pd, salah seorang motivator terkenal sekaligus seorang yang pernah menjabat sebagai kepala MAN 3 Bantul. Dengan mengangkat tema ‘Tiada prestasi luar biasa diraih dengan cara biasa’, ia menekankan bahwa sebentar lagi siswa akan dihadapkan dengan revolusi industry 4.0, maka jika alumnus madrasah tak mampu bersaing, tak bisa membangun networking maka tiadalah berguna dirinya. “Hari ini saya datang pada kalian, akan membuka wawasan, bahwa ada AFTA (Asian Free Trade Area) atau pasar bebas, sebenarnya sudah ditentukan dari tahun 2013. Artinya bahwa besok antar negara se-Asia bisa bebas melakukan perdagangan tanpa pajak. Tetapi saat ini kita hanya menjadi konsumen, belum bisa menjadi produsen aktif. Bahkan sekarang yang paling miris ialah nilai mata uang kita terus menurun. Jika lama-lama terus begini, kita tidak siap, kita tak akan bisa survive, maka habislah kita,” tutur Azis.

Bekali Masa Depan Siswa, MAN 2 Bantul Datangkan Motivator Terkenal

“Ada tiga hal yang harus diwaspadai, pertama, Australia mewajibkan masyarakatnya lulus Bahasa Indonesia hingga kemarin ada 2 orang bule Australia datang ke Jogja untuk belajar bahasa. Kedua, ketika terjadi bom Bali Australia-lah yang pertama mengunjungi Indonesia, dan yang terakhir, ketika tsunami Aceh 2006 Australia adalah negara yang pertama mengirimkan militer ke sana, hal ini patut kita curigai. Jika dengan tanda-tanda seperti ini kita masih belum sadar, belum bergerak maju maka lambat laun kita akan dijajah mereka,” lanjutnya. Azis juga berpesan agar siswa/siswi madrasah mengembangkan kemampuannya, meningkatkan keterampilannya agar mampu bersaing menghadapi keadaan dunia yang semakin kompleks ini.(ken)

 

Kontributor : MAN 2 BANTUL
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 212

Bagikan