MtsN 10 Sleman Gandeng SD dan MI Ikuti Simulasi Manasik Haji


MtsN 10 Sleman Gandeng SD dan MI Ikuti Simulasi  Manasik Haji Pembukaan Manasik Haji oleh Kasubag TU Kankemenag Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-08-24 20:27:28

Sleman (MTsN 10 Sleman)  - Sebagai salah satu rukun Islam, tata cara ibadah haji merupakan kompetensi yang selayaknya dikaji, dipahami, dan dipraktikkan peserta didik di  lembaga pendidikan. Simulasi manasik haji menjadi  langkah strategis untuk membumikan tata cara rukun dan wajib haji semenjak dini.

Gayung pun bersambut, Kantor Kementerian Agama Islam Kabupaten Sleman menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman untuk menyelenggarakan simulasi manasik haji bagi pelajar Sleman dengan mengusung  tema "Manasik Haji Membangun Generasi Sleman Berkarakter."

MtsN 10 Sleman Gandeng SD dan MI Ikuti Simulasi  Manasik Haji

MtsN 10 Sleman Gandeng SD dan MI Ikuti Simulasi  Manasik Haji

Mts Negeri 10 Sleman didapuk sebagai penyelengara simulasi manasik haji bagi SD dan MI seputar Kecamatan Ngaglik, Sleman. Menurut Kepala MTs Negeri 10 Sleman Drs. H.  Busyroni Majid,  M. Si, Pola keteraturan dalam prosesi haji diharapkan membentuk karakter disiplin pula dalam kehidupan sehari-hari anak didik. Untuk itu, MTs Negeri 10 Sleman merespon cepat agenda simulasi manasik sekolah lintas sekolah ini. “Mengacu pada petunjuk teknis, Mts Negeri 10 Sleman menjalin kerjasama dengan Kantor Urusan Agama (KUA), Polsek Kecamatan Ngaglik, Komandan Rayon Militer (Koramil), KBIH terdekat, Puskesmas, dan perangkat desa,” ungkap Busyroni Majid.

Diawali koordinasi antar kepala SD, MI, dan pihak terkait, manasik  haji diselenggarakan, Sabtu (24/8) dan diikuti sekitar 500 peserta dari SDN Dayuharjo, SDN Jongkang, SDN Ngaglik, SDN Sariharjo, SDN Nglempong, SDN Clumprit, SDN Ngebel Gedhe,  MI AlWahdah, dan MI Darul Huda beserta masing-masing guru pendamping.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan kolosal ini. Semoga dapat terus dilanjutkan di masa datang“ ujar Rahmat, Staf Dikmad Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Selanjutnya, acara dibuka oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman H. Sidik Pramono, S.Ag, M. Si.

Dalam kesempatan tersebut, Sidik menyampaikan bahwa manasik haji bertujuan menanamkan nilai ibadah dan motivasi haji  semenjak dini. Ke depan anak-anak  diharapkan mampu melaksanakan haji dengan mabrur. "Tak kalah penting, diharapkan anak-anak mampu meneladani karakter  kepatuhan Nabi Ismail terhadap Sang Ayah,  Ibrahim alaihisalam," jelas Sidik lebih lanjut.

Gedung MTs Negeri 10 Sleman dan sekitarnya  disimulasikan sebagai arena prosesi ibadah haji. Kelas demi kelas dijadikan hotel untuk berpakaian ihram, miqat, dan berniat haji. Calon jemaah selanjutnya berjalan menuju Padang Arafah di lapangan desa. Beralaskan terpal, peserta duduk bersimpuh mendengarkan Khutbah Arafah. Rombongan  demi rombongan berbaris menuju Mudzalifah untuk mabit dan mengambil kerikil. Selanjutnya, jemaah menuju ke Mina untuk melontar jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah di hari tasyrik. Simulasi diakhiri dengan tawaf mengelilingi replika Kabah, sai, dan tahalul.

Ceria dan antusias warnai wajah para peserta simulasi manasik haji. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak didik kami, “ ujar Affandi,  guru pembimbing dari MI Darul Huda, Ngaglik, Sleman. (nsw/tnf)

Kontributor : MTSN10SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 268

Bagikan