MTsN 8 Gunungkidul jadi Ajang Koordinasi MGMP Bahasa Indonesa


MTsN 8 Gunungkidul jadi Ajang Koordinasi MGMP Bahasa Indonesa Suasana pertemuan MGMP Bahasa Indonesia yang diselenggarakan di MTsN 8 Gunungkidul
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-02-27 21:14:30

Gunungkidul (MTsN 8 Gunungkidul)- Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia akhirnya diselenggarakan di MTsN 8 Gunungkidul yang berada di wilayah Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul. Setelah menerima informasi yang sifatnya mendadak dan penting membuat pengurus MGMP tersebut mengambil langkah cepat. Jumat (26/02/21) dengan menempati perpustakaan Mafaatihul Ilmi, Guru Bahasa Indonesia MTs se-Kabupaten Gunngkidul mengadakan pertemuan untuk membahas permasalahan yang berkaitan dengan organisasi profesi dan ketugasan sebagai guru mata pelajaran.

Pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut dapat menghasilkan beberapa keputusan yang sifatnya mendesak dan berkesinambungan. Antara lain penyusunan Kisi-kisi Ujian Madrasah yang rencananya akan segera digunakan dapat terumuskan dengan cepat. Selain itu juga berhasil merumuskan Kisi-kisi Penilaian Akhir Tahun untuk kelas VII dan VIII, dan beberapa hal yang terkait dengan keorganisasian. MGMP sebagai wadah koordinasi dan komunikasi guru mata pelajaran sangat efektif sebagai jalur penyampaian informasi dan instruksi dari atasan kepada pelaku pendidikan (guru) di lapangan. Demikian adanya ketika Kelompok Kepala Madrasah (KKM) Gunungkidul memberikan mandat kepada MGMP untuk segera mempersiapkan perangkat ujian madrasah kepada ketua MGMP.

MTsN 8 Gunungkidul jadi Ajang Koordinasi MGMP Bahasa Indonesa

Rukmini, Ketua MGMP Bahasa Indonesia segera melakukan koordinasi dengan seluruh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk menindaklanjuti hal tersebut di atas. “Karena sangat penting dan mendesak, maka koordinasi ini kami tempatkan di MTsN 8 Gunungkidul. Saya anggap posisi ini sangat strategis bila dilihat dari beberapa sisi. Alhamdulillah, antusias teman-teman MGMP sangat tinggi dalam menanggapi undangan ini, sehingga kami dengan jumlah 21 guru yang hadir bisa menyelesaikan tugas lebih cepat.” ujarnya mantap. Selanjutnya ia berharap melalui pertemuan MGMP ini dapat bertukar informasi, bersilaturahmi, dan belajar bersama dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan. (mmn/tnf)

Kontributor : MTSN8GK
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 89

Bagikan