Shafa Kamila, Siswa MAN 3 Sleman Sukses Selenggarakan Trauma Healing Bagi Anak-Anak Korban Gempa Mamuju


Shafa Kamila, Siswa MAN 3 Sleman Sukses Selenggarakan Trauma Healing Bagi Anak-Anak Korban Gempa Mamuju Shafa Kamila (berkaos biru) tampak mendekap anak korban gempa dalam kegiatan trauma healing di lokasi pengungsian
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-01-31 16:35:22

Sleman (MAN 3 Sleman)—Merasa tak tega melihat anak-anak korban gempa bumi yang masih trauma dengan musibah yang telah menghancurkan tempat tinggal mereka di Mamuju Sulawesi Barat, Shafa Kamila, siswa MAN 3 Sleman yang berasal dari Desa Bambamanurung Kabupaten Mamuju Tengah pada Jumat, (28/01/2021) dengan dibantu oleh Pemuda-Pemudi Desa Bambamanurung dan Tim Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Satkorwil Sulawesi Barat menyelenggarakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban gempa Mamuju, tepatnya di Desa Tanete Pao Mamuju Sulawesi Barat.

Menurut Shafa melalui sambungan panggilan WA, kegiatan ini bertujuan untuk meringankan atau mengurangi rasa trauma anak-anak akan musibah gempa bumi yang telah mengguncang tempat tinggalnya pada Kamis (14/01/2021) lalu. Shafa melihat masih banyak anak-anak yang enggan untuk lepas dari pelukan ibunya, trauma yang mereka alami memang berat.

Shafa Kamila, Siswa MAN 3 Sleman Sukses Selenggarakan Trauma Healing Bagi Anak-Anak Korban Gempa Mamuju

Shafa Kamila, Siswa MAN 3 Sleman Sukses Selenggarakan Trauma Healing Bagi Anak-Anak Korban Gempa Mamuju

Shafa Kamila, Siswa MAN 3 Sleman Sukses Selenggarakan Trauma Healing Bagi Anak-Anak Korban Gempa Mamuju

Shafa Kamila, Siswa MAN 3 Sleman Sukses Selenggarakan Trauma Healing Bagi Anak-Anak Korban Gempa Mamuju

“Alhamdulillah, mereka antusias dan sangat senang dengan kegiatan yang kami berikan. Kami mengajak mereka untuk bermain bersama, bernyanyi, dan juga bercerita bersama. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan memakaikan masker bagi mereka. Tak lupa, kami pun menyiapkan parsel sebagai hadiah untuk mereka, dimana parcel ini merupakan hasil dari sebagian donasi dari MAN 3 Sleman sebagai penyemangat dan menghilangkan rasa trauma yang berat,” ucap remaja yang bercita-cita menjadi dokter kandungan ini.

“Tak lupa dalam kegiatan ini selalu kami selipkan pesan dan tanamkan keyakinan, bahwa sebentar lagi semua ini pasti akan segera berlalu. Anak-anak harus kuat, semangat, dan tentu harus selalu berdoa memohon kepada Tuhan,” kata Shafa melanjutkan ceritanya.

Lebih lanjut Shafa pun mengatakan bahwa kegiatan ini berdampak positif bagi masyarakat, terlebih bagi anak-anak. Terbukti, sesaat sebelum mereka berpamitan, semua anak-anak memeluk Shafa dengan eratnya dan memintanya untuk dapat kembali lagi bermain bersama mereka.

“Ya Allah, saya sempat meneteskan air mata keharuan seraya berucap syukur bahwa saya masih diberikan keselamatan dari bencana ini. Semoga anak-anak yang masih berada di pengungsian selalu kuat, dan tabah dengan cobaan yang Tuhan berikan ini. Tak lupa kami sampaikan terimakasih yang mendalam kepada Bapak/Ibu Guru Pegawai MAN 3 Sleman dan segenap donator yang telah berkenan memberikan sumbangan bagi warga korban gempa Mamuju,” demikian remaja yang pernah dinobatkan sebagai Duta Pendidikan di tempat asalnya ini mengakhiri ceritanya dalam membantu korban gempa Mamuju. (rta)

Kontributor : MAN3SLEMAN
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 773

Bagikan