Bersiap Menuju WBK, Kemenag DIY Gelar Overview Pelaksanaan ZI


Bersiap Menuju WBK, Kemenag DIY Gelar Overview Pelaksanaan ZI
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-01-25 11:39:20

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY)—Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY bersiap hadapi penilaian Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bersih dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokasi Bersih dan Melayani (WBBM). Untuk menyamakan persepsi dan mencermati kemampuan yang dimiliki, Kemenag DIY menggelar Overview Pelaksanaan ZI, Senin (25/01/2021) di Ruang Rapat 1.

“Kegiatan ini juga untuk menyempurnakan dan melengkapi instrumen penilaian yang ada,” tandas Kepala Bagian Tata Usaha Kemenag DIY, Muhamad Wahib Jamil. “WBK dan WBBM merupakan standar layanan dalam instansi pemerintah. Ini akan menjadi target kita pada 2021,” imbuhnya. 

Bersiap Menuju WBK, Kemenag DIY Gelar Overview Pelaksanaan ZI

“Tahun ini Kankemenag Bantul maju WBBM, sementara Kanwil Kemenag DIY, Kankemenag Sleman, Kulon Progo dan Gunungkidul lolos penilaian mandiri, dan akan melaju dalam WBK,” ujar Jamil seraya menambahkan untuk madrasah yang lolos kategori serupa adalah MAN 1 dan MAN 2 Yogyakarta serta MAN 2 Kulon Progo.

Enam Komponen

Ada 6 (enam) komponen penilaian yaitu Pertama, Manajemen Perubahan. Capaian kinerja: terbentuknya tim kerja dengan prosedur dan mekanisme jelas; tersedia rencana kerja relevan dengan pembangunan ZI melalui amanat Apel dan saluran lainnya; pemantauan dan evaluasi WBK/WBBM; pimpinan menjadi role model dalam pembangunan WBK/WBBM dan sekaligus penggerak perubahan mindset; dan internalisasi 5 nilai budaya kerja. 

Kedua, Penataan Tatalaksana. Capaian kinerja: Penetapan peta proses bisnis; reviu dan evaluasi SOP; prosedur operasional telah diterapkan dalam layanan dan mekanisme kerja di Kemenag DIY; dan pengembangan e-goverment di lingkungan internal untuk mendukung proses birokrasi. Juga meliputi e-Kinerja; manajemen SDM menggunakan Teknologi Informasi (TI); pemberian layanan publik dengan TI; dan Telah Dilakukan Evaluasi dan Monitoring dalam penggunaan TI. Termasuk bisang Keterbukaan Informasi Publik yakni Kebijakan KIP dan Monitoring-Evaluasi KIP.

Ketiga, Penataan Sistem Manajemen SDM. Terdiri dari Pengukuran kinerja unit menggunakan TI; Manajemen SDM menggunakan TI; dan pemberian layanan publik berbasis TI. 

Keempat, Penguatan Pengawasan. Capaian kinerja terdiri dari Penanganan Gratifikasi; penguatan satgas SPIP; perintah membentuk Pengendali Program dan Anggaran Masing-masing; penetapan petunjuk teknis penanganan benturan kepentingan; penanganan pengaduan masyarakat; dan pelaksanaan koordinasi pembangunan ZI.

Kelima, Penguatan Akuntabilitas. Capaian kinerja: Menyempurnakan renstra, sinkronisasi IKU, Perjanjian Kinerja; Penyelenggaraan Rapim; pemutakhiran data; meningkatkan kualitas laporan kinerja; dan meningjatkan kapsitas SDM dalam bidang akuntabilitas dan manajemen kinerja

Terakhir keenam, Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Capaian kinerja: Menyelenggarakan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) termasuk haji dan halal; menyusun standar layanan; dan mengembangkan aplikasi layanan publik. (bap)

Kontributor : Bramma Aji Putra
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 351

Bagikan