Jiwaku Segar Sampai Surga, Semboyan 'Abdullah untuk Tim Silaturahmi MTsN 2 Bantul


Jiwaku Segar Sampai Surga, Semboyan 'Abdullah untuk Tim Silaturahmi MTsN 2 Bantul MTsN 2 Bantul Silaturahmi ke Rumah Mantan Kepala, Drs. 'Abdullah, M.Pd.I.. (dok: lut)
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2021-01-12 16:07:21

Bantul (MTsN 2 Bantul) - Di era pandemi covid-19, perayaan Hari Amal Bakti (HAB) kemenag ke-75 tidak dirayakan semeriah tahun-tahun sebelumnya. Perayaan HAB Kemenag di MTsN 2 Bantul tahun ini lebih kepada kegiatan sosial yang dilakukan oleh madrasah kepada berbagai pihak. Diantaranya adalah kegiatan silaturahmi ke para mantan kepala MTsN 2 Bantul. 

"Kegiatan ini bukan hanya sebagai upaya untuk menyambung tali silaturahmi, tetapi juga untuk meminta doa restu para mantan kepala MTsN 2 Bantul demi kelancaran upaya selanjutnya dalam memajukan madrasah tercinta," ujar Nurhadi, selaku wakil kepala bagian kurikulum MTsN 2 Bantul, Rabu (6/1).

Jiwaku Segar Sampai Surga, Semboyan 'Abdullah untuk Tim Silaturahmi MTsN 2 Bantul

Berbekal niat silaturahmi dan meminta doa restu, tim MTsN 2 Bantul pun meluncur ke wilayah Tanjung, Cangkringan, Sleman. Tujuan mereka adalah mengunjungi mantan kepala madrasah ke-7, Drs. 'Abdullah, M.Pd.I., yang pernah mengabdi selama 5 tahun sebagai kepala MTsN 2 Bantul.

Perjalanan selama satu setengah jam terasa menyenangkan. Tim MTsN 2 Bantul mengenang momen perkemahan yang pernah dilaksanakan beberapa kali di Bumi perkemahan Brayut, Cangkringan, Sleman. Lama sejak perkemahan itu berakhir, para guru dan tenaga pendidik MTsN 2 Bantul lantas tidak berkunjung lagi ke rumah 'Abdullah, mantan kepala yang terkenal ulet dan pantang menyerah ini.

Ketukan pintu yang disambut dengan senyuman terpana dari istri 'Abdullah pun membuat tim Silaturahmi MTsN 2 Bantul terpekik rindu. Perbincangan mengalir hangat, bertukar cerita, baik tentang aktivitas Bapak 'Abdullah di dinas perikanan maupun di pondok pesantren usai purna tugas.

Di tengah situasi pandemi covid-19 ini, 'Abdullah berpesan untuk tidak usah takut dan khawatir, yang penting tetap menjaga kesehatan dan yakin pada ketetapan Allah SWT. Ia pun berbagi semboyan "Jiwaku segar sampai Surga", itulah kalimat yang selama ini senantiasa semangati hidupnya untuk senantiasa mengupayakan yang terbaik dalam hal apapun semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT. (yis)

 

Kontributor : MTSN2BANTUL
Editor : Eko Triyanto
Dibaca : 239

Bagikan