Sebelum Terima SK, 44 CPNS Wajib Rapid Test Antigen


Sebelum Terima SK, 44 CPNS Wajib Rapid Test Antigen Kasubbag Kepegawaian dan Hukum Fahrudin saat memberi pengarahan
Kategori : KANWIL
Tanggal : 2021-01-09 11:13:05

Yogyakarta (Humas Kemenag DIY) - Kanwil Kementerian Agama DIY melalui Subbag Kepegawaian dan Hukum mengundang 44 peserta seleksi CPNS yang dinyatakan lolos untuk mengikuti pengarahan penerimaan SK CPNS pada Sabtu (9/1/2021) secara virtual melalui ruang zoom meeting.

Dalam kesempatan ini, Plt. Kasubbag Kepegawain dan Hukum yang juga Analis Kepegawaian Fahrudin memberikan pengarahan terkait beberapa hal yang harus disiapkan jelang penerimaan SK CPNS yang rencananya akan diselenggarakan pada Rabu depan (13/1/2021) pukul 13.00 WIB di Aula Lantai 3 Kanwil Kemenag DIY.

Sebelum Terima SK, 44 CPNS Wajib Rapid Test Antigen

Sebelum Terima SK, 44 CPNS Wajib Rapid Test Antigen

Sebelum Terima SK, 44 CPNS Wajib Rapid Test Antigen

"Sebelum mengikuti agenda penyerahan SK, peserta diharapkan sudah melakukan uji rapid test antigen dengan hasil negatif," tegas Fahrudin. Setelah menerima SK peserta akan melaksanakan tugas sesuai tanggal yang tercantum dalam SPMT (Surat Perintah Melaksanakan Tugas). 

"Jadi peserta saat datang ke Yogyakarta sekaligus sudah siap untuk langsung bekerja. Tidak lagi bolak-balik ke daerah asal karena nanti akan terdampak aturan PSBB," terang Fahrudin lebih lanjut.

"Harapannya, Februari nanti kalian akan menerima gaji pertama. Untuk pembukaan rekening BRI bisa di sini atau di daerah masing-masing," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Analis Kepegawaian Husni Tamrin juga menjelaskan terkait ketentuan pakaian yang harus dikenakan. "Untuk laki-laki, atasan putih polos lengan panjang, berdasi, berpeci, dan celana hitam. Sementara untuk puteri menyesuaikan dengan jilbab hitam. Sepatu fantofel hitam," jelasnya.

Terkait pertanyaan tentang hasil rapid test positif, ia menanggapi bahwa peserta tetap akan menerima SK tetapi secara virtual. Husni juga menambahkan, penyerahan SK nanti baru sebagian karena yang lain masih dalam proses penyelesaian di BKN Pusat.

"Mengingat masih pandemi, selama acara berlangsung peserta wajib menggunakan APD dengan memakai masker, handsanitizer, dan faceshield serta menerapkan jaga jarak (physical distancing), pungkasnya. (tnf)

Kontributor : Titik Nur Farikhah
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 288

Bagikan