MTs Negeri 10 Sleman Kenalkan Field Study


MTs Negeri 10 Sleman Kenalkan Field Study Peserta Field Study MTs Negeri 10 Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-08-15 14:23:32

Sleman (MTsN 10 Sleman)  - Pembelajaran yang menarik memerlukan variasi dalam penyajian teknik media, maupun lokasi.  Selain rutin di dalam kelas,  proses kegiatan belajar mengajar (KBM) memerlukan variasi pembelajaran  luar kelas (outing class). Hal itu penting untuk meningkatkan  wawasan sosial, budaya, dan pengetahuan langsung dalam  kehidupan nyata.

Awal tahun tahun pelajaran ini, MTs Negeri 10 Sleman (Matsesa) menyelenggarakan program rutin  pembelajaran lapangan (field study). Kali ini mengambil objek kunjung  Kampung Batik Giriloyo Bantul, Masjid Besar Kauman, Museum Sonobudoyo, dan  Benteng Vredeburg. Kegiatan dipadu pula dengan bakti sosial berupa pembagian  tali asih sembako kepada  masyarakat sekitar Kampung Batik Giriloyo. Kegiatan dilaksanakan Rabu pagi (14/8) hingga sore hari. Sasaran program meliputi  128 peserta didik  kelas VII, perwakilan pengurus OSIS , dan 10 bapak ibu guru pendamping.

MTs Negeri 10 Sleman Kenalkan Field Study

MTs Negeri 10 Sleman Kenalkan Field Study

Field study  kali ini bersifat paripurna (komprehensif)  meliputi aspek life skill, keruhanian, aktualisasi sejarah, dan empati sosial, “terang Kepala Mts Negeri 10 Sleman Drs. H. Busyroni Majid, MSi, saat dikonfirmasi tentang kegiatan tersebut. Lebih lanjut Busyroni memaparkan bahwa life skill termaktub dalam pelatihan membatik di Kampung Batik Giriloyo, keruhanian berupa pengenalan Masjid Besar Kauman dan sejarahnya, aktualisasi sejarah dan bela negara  berupa  kunjungan ke Benteng Vanderburg, dan aspek apresiasi  budaya berupa kunjungan ke Museum Sono Budoyo. Tak kalah penting,  madrasah tak bosan mengenalkan jiwa empati sosial berupa bakti sosial tali sekitar objek kunjung.

Peserta mengikuti kegaiatan field study dengan riang dan sepenuh hati. Rasa antusias tampak saat anak-anak mencoba praktik membatik pada industri sesungguhnya. Kunjungan demi kunjungan dituangkan dalam laporan sederhana berupa Lembar Kerja Siswa (LKS). “Tak sekedar jalan-jalan, dengan studi lapangan ini diharapkan  anak-anak mampu  menyerap ilmu dengan maksimal, ‘’ imbuh Haryanto, S.Pd. Waka Kurikulum Mts Negeri 10 Sleman.(nsw/tnf)

Kontributor : MTSN10SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 244

Bagikan