Pelantikan Dewan Ambalan Sunan Kalijaga dan Nyi Ageng Serang Pangkalan MAN 4 Sleman


Pelantikan Dewan Ambalan Sunan Kalijaga dan Nyi Ageng Serang Pangkalan MAN 4 Sleman Pelantikan dilanjutkan Rapat Kerja Dewan Ambalan di MAN 4 Sleman
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-12-31 10:07:12

Sleman (MAN 4 Sleman) – Pandemi Corona yang sedang dialami dunia termasuk Indonesia telah mempengaruhi semua sendi kehidupan, ekonomi social budaya, politik hingga pendidikan.  Pandemi memaksa semua pihak termasuk Pramuka untuk kreatif dan aktif menunaikan tugas-tugasnya.  “Pramuka harus mampu berkegiatan di tengah pandemi dengan daring maupun luring tetap mentaati protokol kesehatan.  Anggota harus bisa menjadi teladan, utamanya dalam penerapan protokol kesehatan di masyarakat.  Kreatif membuat program menyiasati keadaan pandemi,” pesan Mohamad Yusuf, S.Ag kepala MAN 4 Sleman saat melantik Dewan Ambalan Gudep 10.087 Sunan Kalijaga  dan Gudep 10.088 Nyi Ageng Serang Pangkalan MAN 4 Sleman Rabu (30/12/2020) di aula madrasah setempat.

Banyak manfaat bisa diperoleh dengan aktif di kepramukaan, pribadi mandiri, aktif, kreatif, cerdas dan inovatif yang semua itu bisa dijadikan bekal hidup, tegas Yusuf.  Turut hadir para pembina, Edi Purwanto,S.Pd dan Yuliyanto,S.Pd menyaksikan serah terima DA dan pelantikan.  Usai serah terima dan pelantikan dilanjutkan Rapat Kerja (Raker) Masa Bakti 2020/2021 dipandu Dea Wibi Saputri pemimpin rapat dan Akmal Fachri notulis.  Raker diikuti 22 anggota terdiri 12 Dewan Kehormatan,10 Dewan Ambalan.   Salah satu hasil dan keputusan penting dalam raker adalah Perombakan Struktur Dewan Ambalan (DA), Pemahaman Tugas Tugas setiap bidang, kegiatan Ambalan melalui online.

Struktur DA Sunan Kalijaga Ridwan-Pemangku Adat, Nouval Yusuf M – ketua, Akmal Fachri P – sekretaris, Fahreldo Arya Putra W – bendahara, Muhammad Rizky P. – Tekpram, Nur Sodiq – Litev.  Sementara Struktur DA Nyi Ageng Serang terdiri dari Dinda Rosa W. - Pemangku Adat, Qolif Fatma Putri – Ketua, Cindy – Sekretaris, Dita Yuda S. – Bendahara, Annisa – Tekpram, Marsanda – Litev.  Keputusan diantaranya, pemahaman tugas ambalan.  Pemangku Adat harus mampu mendampingi pradana dalam tugasnya, menyelesaikan masalah dengan mengambil keputusan dengan bijak dan menyeleksi dengan cermat, menjaga keamanan dan ketertiban ambalan.  Pradana/ketua bertanggung jawab jalannya kegiatan Pramuka, dan mengkoordinasi setiap bidang.  Sekretaris mendampingi dan membantu tugas pradana, mendata setiap kegiatan, membuat persuratan dan proposal. Bendahara bertanggung jawab atas administrasi keuangan. Tekpram menyusun dan memahami materi untuk kegiatan yang akan dilaksanakan ambalam.

Kegiatan ambalan akan dilaksanakan melalui media sosial seperti WA / zoom dengan menyesuaikan keputusan dan kebijakan madrasah. (eds)

Kontributor : MAN4SLEMAN
Editor : Titik Nur Farikhah
Dibaca : 134

Bagikan