Tabligh Akbar Baksos MAN 1 Yogya: Menggapai Kebahagiaan Dunia dan Akhirat


Tabligh Akbar Baksos MAN 1 Yogya: Menggapai Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2019-08-14 15:19:06

Gunungkidul (MAN 1YK)—Pada umumnya setiap orang ingin mendapatkan kebahagian di dunia dan akhirat. Akan tetapi tidak semua mengerti cara untuk mendapatkannya. Hal ini diungkapkan dalam Tabligh Akbar yang digelar Rohani Islam (Rohis) siswa MAN 1 Yogyakarta pada Bakti Sosial (Baksos), Selasa (13/8) malam, di halaman Masjid An-Nur di Dusun Belang, Desa Terbah, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, DIY.

Selepas Sholat Isya’, musik hadroh yang ditabuh Grup Hadroh siswa MAN 1 Yogyakarta ‘Kasyiful Kurob’ menderu-deru, menyambut hangat para warga yang berdatangan dan memadati halaman masjid. Tampak para siswa yang bertugas berdiri, dua baris (putra dan putri) menyapa kehadiran warga desa tersebut.

Kepala Desa Terbah Giyanto dalam sambutannya menyampaikan, rasa terima kasih dan apresiasi warganya, pada segenap panitia Baksos yang telah memilih wilayahnya menjadi lokasi baksos. Dikatakan, kehadiran baksos di desanya merupakan anugerah dan  kehormatan yang besar.

Sugeng rawuh, niki kados  Kejugrugan gunung menyan (selamat datang, ini seperti Mendapat keberuntungan yang besar-red),” ujarnya sambil berharap agar baksos mendatang juga digelar di wilayahnya.

Kepala MAN 1 Yogyakarta Drs.H.Wiranto Prasetyahadi, M.Pd. berharap, agar pelaksanaan baksos ini dapat menjadi bekal pengetahuan dan pengalaman, serta kemasyarakatan. “Semoga anak-anak bisa mengambil hikmah dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Sementara itu Penceramah dalam tabligh akbar Hilman Abdullah, S.Hum. mengajak masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Ungkapnya, banyak orang yang menginginkan kebahagian dunia dan akhirat, serta husnul khotimah, akan tetapi salah jalan, atau tidak tahu cara mendapatkannya, justru ia mendapatkan su’ul khotimah.

“Robbana aatinaa, fiddunya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, waqinaa ‘adzabannaar (Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka)," ujar penceramah yang akrab disapa ustadz Hilman itu,  mengawali ceramahnya.

Ungkap Hilman, setidaknya ada lima perbuatan yang harus dihindari, dan menyebabkan seseorang itu su’ul khotimah, yaitu sering meninggalkan sholat, durhaka kepada orang tua, berbuat dzalim, dan melakukan mo limo yakni, lima hal yang berkonotasi buruk: Madon, Mendem, Maling, Main, Madat (main perempuan, mabuk, mencuri, judi, narkoba).

“Janganlah kita berbuat dzalim. Mari kita menjaga sikap toleransi. Kita ini sama-sama ciptaan Allah, maka wajib  bersikap adil dan jujur,” pungkasnya.

Tampak para warga mengikuti tabligh akbar tersebut dengan penuh khidmat.  Udara yang dingin di kawasan perbukitan itu tidak diharaukan, hingga acara berakhir pukul 22.15 WIB.(dzl)

Kontributor : MAN1YOGYA
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 239

Bagikan