Resmikan Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Menag: Ini Bentuk Peningkatan Pendidikan Keagamaan


Resmikan Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Menag: Ini Bentuk Peningkatan Pendidikan Keagamaan Resmikan Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Menag: Ini Bentuk Peningkatan Pendidikan Keagamaan
Kategori : INFORMASI
Tanggal : 2020-11-30 08:19:53

Kupang (Kemenag)--Menteri Agama Fachrul Razi meresmikan perubahan Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri (STAKN) menjadi Institut Agama Kristen Negeri Kupang (IAKN Kupang). Peresmian ditandai dengan pemukulan gong dan penandatangan prasasti oleh Menag, didampingi Wagub NTT Josef Nae Soi, Dirjen Bimas Kristen Thomas Pentury, dan Plt Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Oman Fathurahman. Demikian dilansir dari kemenag.go.id.

Pengalihstatusan STAKN menjadi IAKN ini menurut Menag merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan keagamaan. "Kehadiran kami ini, tidak semata-mata dimaknai sebagai seremonial peresmian saja, tapi ini bagian kepedulian kami terhadap perkembangan pendidikan keagamaan di Indonesia," kata Menag Fachrul Razi saat memberikan sambutan peresmian gedung perpustaakan IAKN Kupang, di Jalan Taijontuan, desa Sungkae, kel. Naimata, Kec Maulafa, Kota Kupang, Jum'at (27/11).

Resmikan Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Menag: Ini Bentuk Peningkatan Pendidikan Keagamaan

Resmikan Institut Agama Kristen Negeri Kupang, Menag: Ini Bentuk Peningkatan Pendidikan Keagamaan

Menag beserta rombongan disambut dengan tarian ada khas Kupang setibanya di IAKN. Rektor IAKN Kupang Harun Y. Natonis juga menabalkan Menag sebagai putra terbaik Kupang. 

"Selamat datang Pak Menteri, kami sambut dengan tarian adat Kupang, sekaligus penabalan putra terbaik Kupang kepada Menag Fahcrul Razi setiba di Kampus IAKN Kupang," kata Rektor Harun Y. Natonis, di halaman kampus setempat. 

Menag menyatakan kebahagiaannya atas transformasi IAKN Kupang. Ia mengharapkan ini memiliki dampak besar bagi kehidupan keberagamaan di Indonesia. Apalagi menurut Menag, NTT merupakan tempat untuk belajar toleransi. 

“Ini penting bagi Indonesia yang bhinneka ini. Kebhinnekaan itu rahmat Yuhan YME membuat kita semakin kokoh dan kuat. Kita tingkatkan dan jaga toleransi, maka Indonesia sangat kuat," kata Menag.

Ia juga berpesan agar pengelolaan sarana pendidikan keagamaan dilakukan dengan baik. Salah satunya dengan selalu menjaga integritas. “Jangan sampai ada mangkrak bangunannya, memalukan. Kalau masih mangkrak pasti ada hengky pengky didalamnya," tegas Menag.

Sementara Rektor IAKN Kupang Harun Y. Natonis menyampaikan suka citanya atas dukungan Menag dalam pengembangan pendidikan keagamaan di Kupang. Disampaikan Rektor bahwa perjalanan panjang STAKN hingga alih status menjadi IAKN penuh tantangan hingga hari ini diresmikan.

"Terimakasih Pak Menteri atas dukungan dan support yang diberikan untuk membangun pendidikan di Kupang, NTT, agar banyak melahirkan karya bagi bangsa dan negeri," kata Rektor.

"Kampus I IAKN Kupang yang diresmikan bapak Menteri ini dibangun diatas lahan seluas 2,1 hektare terdiri dari gedung perpustakaan, pascasarjana dan lainnya," tambah Rektor.

(sumber: kemenag.go.id)

Kontributor : MAGANG
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 274

Bagikan