Gerakan Sadar Adiwiyata Madrasah, MTsN 9 Bantul Bagikan Bibit Tanaman Sayur untuk Siswa


Gerakan Sadar Adiwiyata Madrasah, MTsN 9 Bantul Bagikan Bibit Tanaman Sayur untuk Siswa
Kategori : MADRASAH
Tanggal : 2020-11-28 09:16:26

Bantul (MTsN 9 Bantul) – Dalam rangka kegiatan pelaksanaan program unggulan Sadar Adiwiyata Madrasah MTsN 9 Bantul membagikan lebih dari 500 bibit tanaman sayur untuk seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Pembagian bibit tanaman sayur yang dilaksanakan pada tanggal 21-24 November 2020 mengambil tempat di depan kelas IX A MTsN 9 Bantul ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19. Sebelum mengambil bibit, para siswa dicek suhu badannya oleh petugas keamanan dan diwajibkan mencuci tangan serta mengenakan masker. Pembagian bibit yang dilakukan selama 3 hari ini dilakukan oleh masing-masing wali kelas. Bibit tanaman sayur yang dibagikan pada siswa adalah cabai rawit, cabai besar, terong ungu, terong hijau, dan tomat.

“Kemarin Bu Dias wali kelas VII C memberikan pengumuman bahwa siswa akan diberikan bibit tanaman sayur, jadi hari ini saya datang ke madrasah untuk mengambil bibit tanaman sayurnya. Ada 5 bibit yang saya terima, yaitu cabai besar, cabai rawit, terong ungu, terong hijau, dan tomat. Setelah ini saya akan memindahkan bibit ini ke dalam pot yang lebih besar supaya bisa tumbuh subur dan cepat berbuah,” ungkap Ananda Raihan, siswa kelas VII C.

Gerakan Sadar Adiwiyata Madrasah, MTsN 9 Bantul Bagikan Bibit Tanaman Sayur untuk Siswa

Selain bibit tanaman, para siswa juga diberikan lembar kerja siswa (LKS) untuk pengamatan pertumbuhan tanaman. Dalam lembar kerja tersebut siswa diminta untuk mengukur pertumbuhan bibit tanaman kemudian ditulis pada LKS disertai dengan keterangan tentang kegiatan perawatan tanaman yang dilakukan.  

“Tadi saya diberikan 5 jenis bibit tanaman serta LKS yang harus diisi tiap seminggu sekali. Ini yang diisi ada tinggi tanaman tiap minggu, lalu kegiatan yang saya lakukan misal memindahkan bibit ke dalam pot, menyiram, memupuk, mencabuti rumput, memanen. Lalu, ada juga kolom tanda tangan saya dan tanda tangan orang tua sebagai bukti bahwa saya benar–benar merawat tanaman yang diberikan. Tanaman ini akan saya rawat sampai berbuah supaya saya bisa petik buahnya dan dimasak dan dijadikan sayur,” ungkap Kaila Nurul siswa kelas IX B.

Selain mendukung program adiwiyata madrasah, pemberian bibit tanaman ini juga dilakukan sebagai tugas project based learning (PjBL) mata pelajaran IPA, yaitu pengamatan pertumbuhan makhluk hidup serta pelajaran prakarya materi budidaya tanaman. Aktivitas penanaman bibit sayur ini juga dapat mendukung program ketahanan pangan pada masa pandemi covid-19 yang masih melanda Indonesia dan banyak negara lain. (dn) 

Kontributor : MTSN9BANTUL
Editor : Bramma Aji Putra
Dibaca : 133

Bagikan